Dulu dan Sekarang. Empat Rasa yang Cuma Dialami Pencinta Film Komedi Romantis

Eny Wulandari
Karya Eny Wulandari Kategori Catatan Harian
dipublikasikan 22 Februari 2017
Dulu dan Sekarang. Empat Rasa yang Cuma Dialami Pencinta Film Komedi Romantis

Akhir pekan lalu aku kembali ke kebiasaan lama yang sudah lama aku tinggalkan: menonton film drama komedi romantis. Dulu banget aku suka menghabiskan akhir pekan nonton DVD film jenis ini. Setelah bertahun-tahun akhirnya akhir pekan lalu aku nonton dua film: Two Weeks Notice dan Clueless. Judul yang kedua aku nonton lagi sebab sudah lupa alur ceritanya apa.

Kembali menyaksikan film favorit dengan kondisi pemikiran yang sudah berbeda memberikanku empat rasa ini:

  1. Merasa dibodohi sebab tahu kenyataan tak seperti dalam film

Menurutku, jenis film ini yang paling mengecoh siapa pun yang melihatnya. Ya pengalaman dulu waktu masih polos, menonton film jenis ini bisa menyemangati saat hari terasa berat atau masa depan terlihat kurang cerah. Tetapi film jenis ini beneran cuma meninabobokkan sebab tahu realita tak semanis hidup tokoh di dalamnya.

  1. Kisah romantis yang kadang terasa menyesatkan

Cowok ketemu cewek. Kadang mereka berteman akrab atau kadang banyak berantem tetapi pada akhirnya jadian, bahkan menikah. Hidup bahagia selamanya, tagline yang belakangan terasa menggampangkan hubungan pria dan wanita. Sebab cinta tak selalu mulus, banyak konflik dan yang lebih menyebalkan tak jarang ada banyak momen dimana pasangan diam dan menjaga jarak. Nggak seindah apa yang digambarkan di film.

  1. Menertawakan diri sendiri

Hal yang paling menghibur nonton film jenis seperti ini justru datang dari sendiri. Sudah tahu film macam ini memberi harapan palsu masih juga ditonton. Kalau berpikir dari sudut pandang santai hal macam ini yang paling bisa membuat diri sendiri terasa ringan dan bodoh. Buatku, tak ada hal yang paling menyenangkan selain tahu perbuatan bodoh yang aku lakukan lalu menertawakan diri sendiri karenanya.

  1. Tidak ada salahnya bahagia walau hanya 1,5 jam

Pada akhirnya, tidak ada yang salah sama sekali membiarkan diri terhibur bego menonton film beginian. Sekali-kali menikmati momen 1,5 atau 2 jam yang sungguh terlepas dari kepenatan hidup. Sekali-kali juga tidak salah membuat otak kendur, merasakan cerita yang fiktif membuai seperti dalam film komedi romantis. Sambil menikmati akting aktor dan aktrisnya yang memang bagus, lokasi film yang oke lalu kostum dan lainnya.

Kesimpulannya: minggu ini pun aku akan nonton film drama komedi romantis lagi!

Foto diambil dari sini.

 

  • view 1.5 K

  • Fajar Nurrahman
    Fajar Nurrahman
    6 bulan yang lalu.
    escapism banget emang romcom hahahah
    tapi kadang2 juga sinematografi, estetika filmnya atau penceritaannya suka aneh2 juga loh film2 romcom. 500days of summer ato Janji Joni misalnya

    • Lihat 1 Respon

  • agus geisha
    agus geisha
    7 bulan yang lalu.
    Drama comedy paling legend mah Louis Lane dan Clark Kent. saya bahkan pernah mengikuti seri SmallVille gara-gara cerita dua sejoli ini...
    Dan Mocca mengabadikannya dalam lagu Twist Me Around...

    Sometimes you're sweeter than a pie made of lemon
    But sometimes you full of secrets like Clark Kent...

    • Lihat 1 Respon