Tujuh Hal Menakjubkan yang Hanya Bisa Dirasakan Saat Travel Sendirian

Eny Wulandari
Karya Eny Wulandari Kategori Wisata
dipublikasikan 21 September 2016
Tujuh Hal Menakjubkan yang Hanya Bisa Dirasakan Saat Travel Sendirian

Bepergian sendirian bukan berarti kamu putus asa tidak ada teman yang menemanimu pergi. Pergi ke tempat asing seorang diri, terutama ke luar negeri, tak lantas menunjukkan kamu seorang yang tidak mempunyai teman. Terutama bagi wanita, bepergian sendirian tak jarang membuat orang lain di sekitarmu terkejut, ada yang mendukung, banyak pula yang mengkhawatirkan kondisimu nanti di sana. Ada pula yang justru merasa takut padahal bukan dia yang pergi.

Berikut saya pilihkan tujuh hal luar biasa yang hanya bisa kamu cicipi jika kamu memutuskan berangkat tak mempedulikan kekhawatiran yang pasti hinggap di kepalamu. Semuanya saya rasakan saat memutuskan melancong solo ke Sydney, November 2013.

1. Kamu akan menjadi sahabat terbaik bagi dirimu sendiri

Bepergian sendirian, apalagi bagi seorang wanita, tak terbantahkan cukup mengerikan. Di tempat yang sungguh asing dengan orang yang belum pernah sekali pun kamu temui bisa membuatmu takut. Inilah saat tepat untuk mempercayai dirimu sendiri. Yakin dengan insting dan bisikan nuranimu sendiri. Kamu akan selalu merasa diajak mengambil keputusan yang tepat. Selalu ada ajakan menghindari tempat yang sekiranya berbahaya. Kamu akan kagum ternyata tanpa bantuan orang lain pun kamu bisa menjaga dirimu sendiri.

2. Kamu akan terlatih menjadi manusia spontan dan cerdas

Bahkan meski uangmu cukup untuk berwisata ria ke luar negeri, selalu saja ada kejadian tak terduga yang bisa memaksamu mengubah rencana awal. Sebagai contoh, secara tiba-tiba kamera saya rusak, tidak bisa menghasilkan foto bagus. Mau tak mau uang yang dipakai buat ke Melbourne saya pakai buat beli kamera baru jika tidak mau dokumentasi selama di Sydney jelek kualitas fotonya.

Dalam rencana awal, banyak tempat yang ingin saya kunjungi tetapi kenyataan berkehendak lain yang pada intinya menguras uang lebih banyak dari yang saya prediksi. Beberapa tempat batal saya kunjungi tetapi tidak terlalu menyesal sebab terpenting keinginan utama di sana telah terpenuhi. Selalu ada ide segar melintas di kepala setiap kali rencana utama gagal bekerja.

3. Belajar menjadi seorang survivor

Hidup di tempat baru memaksamu kuat dan mandiri. Harus rela berjalan jauh daripada mengeluarkan ongkos yang lebih mahal. Kamu juga belajar menjaga kesehatanmu secara lebih baik sebab tidak ada orang yang menolongmu. Sebagai contoh saat di Sydney saya menyadari saya tidak bisa hidup lama tanpa makan nasi. Daripada sakit, saya memutuskan setiap hari naik bus ke salah satu pojokan di Sydney tempat saya bisa menemukan makanan halal dan ada nasinya.

Contoh lainnya, saya tak banyak menghabiskan waktu pada malam hari meski Sydney termasuk kota dengan tingkat kejahatan yang rendah. Waktu itu alasan saya sederhana. Intuisi mengatakan tidak baik bepergian malam hari jadi saya memilih menghabiskan waktu di penginapan.

4. Belajar menjadi manusia yang berani

Sesederhana meminta tolong orang mengambilkan foto buatmu atau meminta info soal jalan jika tersesat. Mendadak orang asing terlihat baik di matamu. Kamu jadi tak segan bertukar senyum dengan orang asing yang menurutmu ramah. Kamu juga tak canggung ngobrol hal ringan dan meladeni pertanyaan orang lain. Bahkan meski menyadari kamu dianggap ‘aneh’ karena warna kulit atau jilbab, kamu santai saja menjawab keingintahuan mereka.

5. Menyatu lahir dan batin dengan apa pun yang kamu nikmati

Sebab tidak ada yang mengajakmu berpindah tujuan wisata atau mengusikmu dengan obrolan nggak penting, kamu bisa sepenuhnya menikmati hal baru yang ada di hadapanmu. Kamu belajar menghadirkan rasa dan raga di tempat itu, setiap orang baru yang kamu temui. Lebih pas lagi jika kamu jarang mengaktifkan koneksi internet maka semakin mantap perjalanan liburanmu kali ini. Tak bisa cukup dituangkan dengan kata-kata tetapi dalam hati, kamu tahu kamu sangat bahagia.

6. Kamu adalah anak dunia

Yang berarti kamu cepat akrab dengan orang baru di negara lain. Cukup berbekal senyum, kalimat basa basi dan keahlian mendengarkan, kamu akan cepat mempunyai teman baru yang menyenangkan. Saat di Sydney, saya ada kenalan perempuan Jerman, yang rata-rata cantik, baik dan tak segan berbagi makanan dengan saya, hehe..

7. Kamu akan merindukan rumah lebih dari biasanya

Walau Sydney tak sejauh Brasil apalagi Antartika, tetap saja rindu keluarga justru paling terasa saat berada di sana. Dari situ saya belajar seberapa jauh saya pergi, saya akan selalu ingin pulang. Seberapa banyak teman yang saya punya tak ada yang bisa menggantikan arti keluarga bagi saya sampai kapan pun.

Silahkan mencoba salah satu pengalaman paling berharga dalam hidupmu. Selamat bepergian sendirian..