Tulisan Foto Grafis Video Audio Project
Kategori Bola 15 April 2016   14:15 WIB
Lima Tipe Suporter Bola. Kamu yang Mana?

Setelah sekitar 20 tahun menonton acara sepakbola, mulai dari klub kesayangan Juventus pastinya, hingga beberapa tim besar di liga selain Serie A Italia, akhirnya aku bisa menelurkan hasil pengamatan di 'postingan' yang ini. Yang bisa dibilang ini 'postingan' paling nggak penting dari beberapa gelintir yang sudah aku tulis di Inspirasi.co. Bisa dibaca dari gaya penulisan yang amburadul dan santai banget kayak sekarang, beda dari tulisan-tulisan serius sebelumnya. Buatku nulis santai itu lebih susah dibanding nulis serius, huhu.

1. Tipe fanatik

Ini jenis pecinta bola yang membuat klub bola mana pun tetap hidup. Jenis suporter ini adalah yang bela-belain langganan TV kabel demi mastiin nggak ketinggalan satu pertandingan pun. Ia adalah yang tetap bangun jam 1 atau 2 pagi meski badan meriang karena kecapekan buat nonton tim kesayangannya tanding. Jenis suporter ini juga tiap hari mantengin 'timeline' Twitter tim kesayangan demi dapat info, gosip terbaru hingga 'meme' kocak. Jenis 'fans' ini biasanya mengoleksi 'jersey' klub atau bahkan pemain yang paling ia favoritin selama ini dalam berbagai musim. Ketika klub tersebut akhirnya datang ke negaranya, ia bisa deg-deg an saking bahagianya. Ia akan beli tiket VVIP cuma biar dapet 'view' terdekat pas mereka bertanding. Ia akan datang ke hotel tempat klub itu menginap. Masih belum cukup gila? Ia bisa dateng ke setiap acara tim itu ada. Kurang tidur, lupa makan itu biasa banget.

Jenis suporter kayak gini ada sisi negatifnya. Biasanya dia ada dendam khusus ke klub lain yang pernah ngalahin klub kesayangannya. Ia terus berharap suatu saat timnya bisa mengalahkan klub yang pernah menumbangkannya meski dengan skuat dan pelatih yang berbeda. Atau dia berharap tim yang pernah ngalahin klub favoritnya tersebut tersungkur dengan cara mengenaskan meski oleh tim lainnya lagi. Ingin tahu contoh suporter jenis ini? Sayaaaa!!! Hahahaha!

2. Tipe munafik alias suka ngeles

Jenis ini biasanya yang suka menganggap timnya paling hebat sedunia sejagad raya seisinya. Timnya memang sering menang tetapi juga kadang kalah. Pas menang, suporter jenis ini akan berkoar-koar habis di Twitter tetapi giliran timnya kalah dia membisu. Kalau pun dia muncul dia akan mencari alasan untuk tidak terlihat berduka. Mulai dari bilang biar kompetisi lebih hidup lah, sponsor klub lain nggak rugi lah, hingga biar penonton nggak bosem, ia selalu punya alasan untuk memaklumi kekalahan timnya.

3. Tipe yang super sok tahu

Pastinya suporter akan mengkritik tim kesayangan jika kalah. Mengeluh atau bahkan memaki jika performa tim favoritnya anjlok drastis. Hal ini wajar dan bahkan justru rugi kalau bertahun-tahun jadi pendukung suatu tim tidak bisa melihat kekurangan timnya. Namun, ada pula tipikal yang sok tahunya kebangetan. Saking kebangetannya dia merasa dia bisa meramal masa depan hanya dengan berdasarkan catatan buruk si pelatih atau pemain tertentu. Contohnya adalah sekelompok Juventini yang pernah meludahi dan melempar telur ke mobil yang dinaiki oleh Massimiliano Allegri tak lama dia didapuk jadi pelatih Juventus. Max, biasa dia disapa, memang dipecat oleh AC Milan di musim keduanya. Tetapi kemudian, Max berhasil membawa Juventus 'scudetto' musim 2014/2015, bahkan membawa Juve lolos ke final Liga Champions musim yang sama. Ada juga 'fans' yang minta Max dipecat gara-gara awal musim 2015/2016 yang buruk tetapi toh Juve kini masih nomor satu di tabel klasemen sementara. Kadang aku penasaran. Apa kabar dengan 'fans' macam ini ya? Malu nggak? Paling pol juara futsal lomba 17 an aja berasa paling jago!

4. Tipe datar

Namanya tipe datar, ia akan nonton tim favoritnya kalau kebetulan hidupin TV atau pas ingat timnya main. Ia tetap mengikuti berita tentang tim kesayangannya namun hanya seperlunya.

5. Tipe labil

Suporter macam ini nggak jelas tim mana yang dia bela. Ia tipikal yang suka ikut arus. Kalau lagi heboh Barcelona, ia dukung Barcelona. Pas Manchester United menang terus, ia bela Setan Merah. Pokoknya tidak punya pendirian dan cenderung mendukung tim yang banyak menang.

Ya, demikian kicauanku tentang dunia si kulit bundar. Semoga tidak ada yang tersinggung. Tersungging saja biar wajah ceria.... hehehe.

Sumber gambar: www.shutterstock.com

 

Karya : Eny Wulandari