Mencari Pendanaan Start-up? Pelajari Dulu Tahap dan Jenisnya

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 14 November 2017
Mencari Pendanaan Start-up? Pelajari Dulu Tahap dan Jenisnya

Membangun bisnis dari nol dirasa sulit, meski sebagian besar orang memiliki ide brilian untuk berbisnis. Mereka pun tidak melanjutkannya karena satu permasalahan: modal. Merasa tidak memiliki modal yang cukup untuk membiayai pekerja, sewa kantor, membuat produk, hingga promosi. Sebenarnya, modal tidak hanya bisa didapatkan melalui tabungan, Inspirator. Banyak orang menggunakan cara bootstrap atau memakai tabungan pribadi, keluarga, atau teman, yang mungkin masih akan kurang hingga start-up miliknya berhasil. Jika kamu sudah yakin dan niatmu untuk berbisnis sudah bulat tetapi dana bootstrap masih belum memadai, kamu masih bisa lho mempelajari pendanaan dari investor dengan beberapa tahapan dan jenis berikut ini agar ide start-up itu tidak hangus begitu saja. Tetap semangat dong ya!

Seed Round

Seperti menanam tanaman, dunia investasi menyebut tahapan ini sebagai masa-masa pembibitan. Mengapa? Tidak lain karena di fase ini pebisnis dan investor mencari tahu potensi produk yang sedang dibuat dan mengidentifikasi calon pengguna. Tentunya fase ini dilakukan setelah semua konsep rampung dan sudah bisa mulai dijalankan. Umumnya, dana pada seed round berkisar 500 juta hingga 1,5 miliar atau sekitar 50.000 dolar hingga 600.000 dolar. Di tahapan awal pendanaan ini ada beberapa investor yang pernah mengucurkan uangnya, yakni Cyber agent Ventures, Fenox, East Ventures, GEPI, ANGIN.

Angel Round

Tahapan kedua setelah seed round yang didapat dari dana bootstrap atau investor, kamu sebagai pebisnis akan membuat contoh produk (prototipe) yang akan dikembangkan. Setelah kamu menyasar segmen tertentu, pasar pertamamu ini perlu dimintai feedback sebagai masukan untuk pengembangan produk. Lalu, dengan pengembangan produk yang sudah lebih siap, kamu bisa meluncurkannya ke publik dengan dana dari tahapan ini.

Biasanya, jika banyak orang tertarik dengan produkmu, perhatian publik dan media akan ramai mengisahkan bagaimana sebenarnya produk andalanmu itu. Tetap menjaga eksistensi juga dapat dilakukan mengunakan dana sesuai dengan jenis pendanaan tingkat lanjut yang terdiri dari tiga seri, yaitu Seri A, B, dan C.

Pada pendanaan Seri A kamu bisa dapatkan pendanaan yang lebih banyak dibandingkan dengan pendanaan pada seed round. Pasalnya, jika pendanaan seri A didapat-yakni 600.000 dolar hingga tiga juta dolar, produkmu sudah lebih matang dibandingkan sebelumnya dan para fans telah menantikan hal baru dari yang sudah pernah kamu tawarkan. Seri B pun bisa kamu dapatkan setelah perusahaanmu telah berjalan dua hingga empat tahun. Meskipun begitu, sebelum tahapan agar dana seri B didapatkan, kamu perlu membersiapkan proses audit yang akan dilakukan oleh auditor publik untuk mengetahui kondisi kas riil perusahaan saat itu. Nggak bisa, nih, saat perusahaanmu sekarat kamu mendapatkan suntikan dana seri B.

Selain itu, ada tahapan di atas seri b, yaitu Seri C, Inspirator. Pada tahap ini, start-up milikmu sudah dianggap dewasa, yang berarti bisa memulai ekspansi nasional maupun internasional dan mendapatkan dana segar sekitar 25 juta dolar hingga 100 juta dolar. Di tahap paling akhir pendanaan start-up, ada initial public offering (IPO) yang membuatmu bisa menjual beberapa saham perusahaan. Umumnya, dalam rentang waktu lima hingga sepuluh tahun dan telah melewati masa ekspansi besar-besaran kamu bisa mencapai tahap ini.

Semoga bisa menemukan investor yang cocok ya, Inspirator!

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 33