Menjalankan Bisnis? Dari Sini Kamu Bisa Melihat Untung Rugi Bisnismu

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Ekonomi
dipublikasikan 14 November 2017
Menjalankan Bisnis? Dari Sini Kamu Bisa Melihat Untung Rugi Bisnismu

Para pebisnis biasanya senang mendengar kata keuntungan, tetapi sangat membenci satu kata ini: kerugian. Hoho. Siapa yang tidak benci setengah  mati kalau merugi? Jika memungkinkan, bagaimana pun caranya tidak ada rugi sama sekali dong, agar dapat mengolah keuangan untuk kepentingan lain yang mampu mengembangkan sayap-sayap bisnis. Bagi kamu yang bersemangat ingin memulai bisnis, tidak hanya konsep utama bisnismu perlu dipikirkan, Inspirator. Untung rugi dari setiap kegiatan bisnismu nantinya juga perlu diperhatikan agar tidak melanjutkan kegiatan bisnis yang merugi.

Dimulai dari Mana?

Persiapan untuk menyimpan semua keuntungan harian dari kegiatan bisnis kiranya masih paling baik mengandalkan bank. Jadi, bila kamu ingin tahu apakah bisnismu sudah untung atau masih merugi, kamu perlu memisahkan penyimpanan semua masukan sumber daya uangmu, Inspirator. Membuat dua atau lebih rekening lebih disarankan agar cashflow keuangan pribadi dan kegiatan bisnis bisa dipisahkan.  Boleh saja jika kamu menyimpannya di celengan ayam. Tak masalah, Inspirator. Tapi, risiko-risikonya di tanggung sendiri, ya.

Konsisten Merawat yang Ada

Setelah punya dua rekening kamu harus bagaimana, nih? Kamu sudah bisa mencatat keluar masuk uang di rekening bisnis yang berasal dari pembayaran klien, sumber dana investasi, dan lainnya. Tentunya murni dari kegiatan usaha. Berbeda dengan rekening tabungan, kamu bisa menyimpan gaji yang layak dari kegiatan bisnismu untuk diri sendiri dan menghabiskannya pada kebutuhan sehari-hari. Kalau kamu hanya punya satu rekening, peluangmu untuk merugi lebih besar, Inspirator. Karena kejelasan arus keuangan sudah buram terkontaminasi pundi-pundi tabungan pribadi yang sudah dikumpulkan selama ini. Jika hal itu terus dilakukan, kemungkinan besar kamu akan totally broke. Rugi banget.

Pastinya Perlu Laporan Keuangan

Percaya 100% pada sesuatu tentu tidak disarankan. Pasalnya, hak itu akan membuat kita bermanja-manja dan memperbesar kemungkinan kelengahan tersebut berakibat buruk bagi bisnis. Oleh karenanya, laporan keuangan yang terpercaya, selain laporan otomatis dari bank, perlu kamu buat, Inspirator. Semisal neraca keuangan per tanggal tertentu, yang lazim dibuat per tahun atau per bulan sesuai dengan kebutuhanmu.

 

 

 

 *Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 30