Memilih Server dan Sistem Operasi Terbaik untuk Bisnis

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Teknologi
dipublikasikan 09 November 2017
Memilih Server dan Sistem Operasi Terbaik untuk Bisnis

Teknologi mampu mempermudah segalanya, termasuk ketika berbisnis. Sistem operasi dan server yang menunjang kegiatan bisnis juga perlu diperhatikan, Inspirator. Secara umum, ada empat jenis server untuk bisnismu, diantaranya entry level server (server untuk perusahaan skala kecil, bisa mencakup 10-20 komputer), midrange server (bisa menampung lebih banyak data dan melakukan tugas bersamaan antara 20-100 pengguna), blade server (biasanya digunakan oleh perusahaan menengah ke atas untuk digunakan 100-1000 pengguna dalam satu atap), dan entrerprise server (server tertinggi untuk tugas berat dan banyak, biasanya bank, stasiun televisi, yang mampu mengakomodasi lebih dari 1000 pengguna).

Berbeda dengan teknologi dalam sistem operasi untuk personal use yang umumnya mementingkan kecepatan, komunikasi, dan penyimpanan foto serta video, sistem operasi untuk bisnis membutuhkan hal lain, semisal keamanan, reliabilitas, dan keandalan. Terutama bagi bisnis yang menjaga kerahasiaan data tertentu, seperti perbankan. Bila kamu pernah mendengar sistem operasi Windows, Mac OS, Linux, masing-masingnya memiliki kelebihan dan kekurangan untuk dipakai menjalankan bisnis. Begitu juga dengan server sistem operasi yang digunakan. Kamu bisa menggunakan server sistem operasi Mac OS X, Windows Small Business 2008, Microsoft Azure, Linux, atau Solaris-yang kini sudah tidak diproduksi lagi.

Perbedaan antara server sistem operasi dan sistem operasi adalah, sistem operasi biasanya terpasang pada komputer lokal untuk penyimpanan-penyimpanan standar yang tersentralisasi di komputer tersebut. Sekali komputer hilang, data yang tersimpan pun hilang. Sedangkan jika menggunakan server sistem operasi, data yang tersimpan lebih aman karena penggunaannya mirip dengan Cloud tempat penyimpanan data.

Windows misalnya, sistem operasi dari Microsoft ini familiar untuk dipakai. Kendati demikian, seringnya perubahan versi terbaru membuatmu membutuhkan budget ekstra, Inspirator. Tak hanya itu, ada lag pada versi tertentu ketika menggunakan komputer yang kurang mendukung. Microsoft juga mengeluarkan server suite untuk infrastruktur penyimpanan. Hal itu akan memudahkan perusahaan rintisan yang memiliki kebutuhan situs web internal, akses jarak jauh, dukungan untuk perangkat mobile, berbagi data, serta backup, dan restore.

Begitu juga sistem operasi Mac pada Macintosh yang hanya bisa digunakan pada komputer besutan Apple memiliki beberapa kelebihan. Kelebihannya, sistem operasi tersebut minim error pada hardware dan softwarenya, juga lebih tahan serangan virus. Server yang dibuat untuk sistem operasi Mac, bernama Mac OS X Server, memiliki beberapa kelebihan yakni layanan dan aplikasi untuk berbagi file lintas platform, layanan berbasis standar dan otentikasi, layanan jaringan dan keamanan, web hosting, layanan pesan instan yang aman, kolaborasi berbasis web, system imaging, siaran video langsung maupun on-demand video streaming, podcast encode, dan komputasi terdistribusi.

Sebelum memilih, selalu pertimbangkan budget dan kebutuhanmu saat ini ya, Inspirator. Kiranya yang mana?
 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 22