Mesti Tahu: Untung-Rugi Bisnis Dropshipping dan Kiat Mengatasinya

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 02 November 2017
Mesti Tahu: Untung-Rugi Bisnis Dropshipping dan Kiat Mengatasinya

Bagi kamu yang sedang belajar berbisnis atau ingin melakukan bisnis sambilan pasti pernah mendengar tentang bisnis dropship. Bisnis dropshipping cukup mudah dilakukan bagi pemula. Pasalnya, seorang drop shipper atau pengecer dapat melakukan kegiatan bisnis dengan modal minim bahkan tanpa modal. Dropshipping mirip dengan metode bisnis ritel namun berbeda dengan reseller. Para drop shipper tidak menyimpan barang jualannya sebelum dibeli oleh konsumen seperti yang reseller lakukan. Otomatis hal itu memiliki keuntungan dan kerugian tersendiri. Berikut telah dirangkum untung-rugi bisnis dropshipping untukmu, Inspirator, sekaligus cara mengatasinya.

Persiapan Mudah – Cepat Kehilangan Konsumen

Berbeda dengan memiliki toko ritel, para dropshipper tidak perlu mempersiapkan gudang, mengemas dan mengirim barang dengan segala permasalahannya, serta selalu merencanakan persediaan yang menjadi tanggung jawab suplier. Sayangnya, data jumlah barang di suplier yang tidak kamu miliki akan membuatmu kehilangan konsumen karena telah membuat mereka menunggu. Ini bahaya jika barang yang kamu jual tidak benar-benar diinginkan oleh konsumen. Oleh karenanya, kamu perlu mencari suplier paling fast response dan penjual barang paling dibutuhkan banyak orang.

Modal Sedikit – Keuntungan Tipis

Sebelum memulai bisnis, umumnya kamu perlu menyiapkan modal khusus dalam jumlah besar sebelum mendapatkan keuntungan. Bisnis dropshipping tidak membutuhkan modal besar karena kamu sebenarnya hanya menjadi penjual barang milik supplier. Sehingga, peluangmu mendapatkan keuntungan besar tidak banyak. Namun, itu bisa disiasati dengan memilih supplier yang menjual barang-barang grosir dan menjual dalam jumlah banyak. Sehingga meningkatkan laba.

Lokasi Fleksibel – Kesulitan Menjual

Bisnis dropshipping tidak membutuhkan satu lokasi tetap untuk melakukan transaksi sehingga bisa dilakukan dari mana saja kamu berada, Inspirator. Dengan menggunakan gawai dan kelancaran koneksi internet, kamu akan mudah mendapatkan pelanggan. Hanya saja, ketika kamu menjual barang yang belum pernah kamu lihat langsung saat melakukan bisnis ini, penjelasan bagi konsumen akan terbatas. Berbeda dengan penjelasan suplier langsung yang sudah lebih paham tentang barang langka tersebut. Bila seperti itu, tak jadi masalah jika kamu mau berusaha lebih ekstra mengasah nalar kritismu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan nyeleneh dari konsumen.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 57