Siap Colokan (Steker) Kalau Mau ke 5 Benua Ini

Siap Colokan (Steker) Kalau Mau ke 5 Benua Ini

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Teknologi
dipublikasikan 27 Oktober 2017
Siap Colokan (Steker) Kalau Mau ke 5 Benua Ini

Listrik selalu menjadi salah satu pasokan daya paling dibutuhkan oleh masyarakat masa kini. Pasalnya tanpa listrik atau stop kontak, sudah pasti tiap orang tidak bisa mencolok steker (colokan) untuk mengisi ulang daya gawainya. Semua komunikasi serta informasi dalam gawai yang dimiliki akan hilang. Hal itu jelas akan menyulitkan, terutama ketika akan bepergian.

Sebelumnya, jenis colokan terdiri dari Jenis A sampai O dan masing-masing masyarakat dunia memakai jenis yang berbeda. Mengapa? Sebab voltase maupun frekuensi (Hz) dari jenis tersebut berbeda. Sehingga jenis yang digunakan pun harus disesuaikan dengan daya yang terdapat di stop kontak. Jika tidak, rentan terjadi kebakaran dan ledakan yang merusak gawaimu, Inspirator. Bila kamu ingin mengunjungi lima benua berikut, persiapkan colokanmu sendiri ya agar tidak kehabisan daya. Karena kelimanya memiliki stop kontak yang berbeda dengan steker lazim digunakan di Indonesia.

Asia

Di Indonesia, jenis colokan yang digunakan untuk mengalirkan listrik dari stop kontak adalah jenis C atau F seperti di Rusia maupun Afghanistan. Dominasi colokan di negara-negara Asia menggunakan jenis A, B, C, D kecuali China yang juga menggunakan jenis I; Mongolia yang juga menggunakan jenis E; Hong Kong, Macau, Brunei, Malaysia, Singapura yang menggunakan jenis G saja; Korea Selatan yang hanya menggunakan jenis F; Maldives dan Bangladesh yang juga menggunakan tipe K.

Australia

Berlibur ke tempat eksotis di negara-negara oseania harus digunakan untuk lebih menikmati waktu libur. Meski begitu, sebelum berkunjung ke benua Australia dan Oseania, kamu perlu mempersiapkan colokan tipe I, Inspirator. Pasalnya benua ini yang memiliki jenis stop kontak untuk colokan tipe I, kecuali Kepulauan Solomon yang juga memiliki colokan berjenis G; Pulau Marshall dan Palau yang memiliki colokan tipe A atau B. Gawai untuk berswafoto harus siap sedia. Karena itu, isi penuh baterainya, dong!

Afrika

Bertemu dengan satwa di padang rumput Afrika masih menjadi dambaan sebagian orang, terutama para pecinta flora fauna. Sebelum bertandang ke sana, pastikan kamu menyiapkan colokan tipe C atau E yang umum digunakan di negara-negara Benua Hitam ini. Ketika kamu hendak ke Kenya, Gambia, Malawi, Uganda, Seychelles, siapkan colokan jenis G; begitu pula di Namibia yang memakai colokan jenis G atau I; juga di Zambia, Zimbabwe, Botswana, Nigeria, dan Sierra Leonne yang umum menggunakan colokan jenis G atau D. Di Liberia kamu perlu menggunakan colokan jenis A atau B; sedangkan di Lesotho kamu perlu menyiapkan colokan jenis M.

Amerika

Melihat banyak negara di Benua Amerika yang memiliki ciri khas masing-masing pun tidak berbeda dengan berbagai jenis colokan di sana. Umumnya mereka menggunakan colokan jenis A, B, C, atau I meskipun ada juga di Brazil, Chili, Suriname, dan Uruguay yang masih menjadikan colokan jenis F, N,

Eropa

Sebagian orang menganggap benua yang satu ini sebagai benua tempat berkumpulnya orang-orang romantis dan pekerja seni kelas dunia. Bagi kamu pecinta mode, kuliner, dan segala hal berbau artistik di Benua Biru ini pastikan kamu sudah memiliki pengetahuan tentang colokan berjenis C, E (dominan di Prancis, Belgia, Polandia, Slovakia, Republik Ceko), F, G, J (hanya di Swiss), K (hanya di Denmark), L (hanya di Italia). Ketika kamu sudah mengetahui jenis-jenisnya, ada kemiripan antara jenis C, E, dan F yang hanya memiliki dua lubang dengan rentang voltase 220 hingga 240 V.

Kalau kamu sering berkeliling ke banyak negara, akan sangat membantumu menyimpan daya pada gawai jika kamu memiliki colokan universal yang bisa kamu sesuaikan dengan kondisi stop kontak di berbagai negara tersebut. Semoga bermanfaat!

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 297