Punya Musuh Itu Bagus, Lho! Ini Alasannya

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 26 Oktober 2017
Punya Musuh Itu Bagus, Lho! Ini Alasannya

I choose my friends for their good looks, my acquaintances for their good characters, and my enemies for their good intellects ― Oscar Wilde
 
Perbedaan seringkali membawa pertengkaran dan menciptakan musuh. Tidak jarang juga ia membuat diri kita merugi karena terlalu lama berkutat serius dengan perihal sepele. Seiring berjalannya waktu, musuh-musuh tersebut datang dalam bentuk yang lain, semisal rasa malas dan orang-orang yang tidak percaya dengan kemampuan diri kita sebenarnya.

Di dunia bisnis pun tidak berbeda karena kompetitor berlomba menciptakan sesuatu yang baru setiap hari dan menjadi musuh yang sebenarnya nyata. Namun, tak perlu takut, memiliki musuh dalam pertarungan sengit mampu membawa manfaat, Inspirator.

Menggugah Kesadaranmu
Seorang musuh akan membuatmu sadar akan satu hal, kelemahanmu. Ia tidak akan segan untuk mengalahkanmu dengan berbagai macam cara, membuatmu lengah, dan menghantam seluruh upayamu selama ini. Di saat kamu merasa kalah, di situ kamu bisa menyadari sesuatu yang perlu kamu sempurnakan melalui cerminan dirimu, yaitu musuhmu.

Membawamu ke Arah yang Lebih Baik
What doesn’t kill you makes you stronger. Biasanya musuh adalah sesuatu yang tidak kamu suka. Orang-orang yang tidak akan masuk ke dalam inner circle-mu. Namun ia mampu mengubah standarmu tentang sesuatu, pola pikirmu, dan hampir seluruh hal dalam hidupmu untuk memenangkan perubahan itu. Hanya saja caranya sulit karena pastinya kamu harus mencari musuh yang seimbang dengan kondisimu saat ini.

Mengenalkanmu dengan Teman Baru
Kalau kamu sering memenangkan pertandingan, memiliki musuh yang seimbang atau lebih kuat akan mengenalkanmu dengan satu teman baru, yaitu pengalaman kalah. Pengalaman itu akan mengajarkanmu tentang banyak perkara yang belum kamu kuasai. Bahkan belum pernah kamu coba lakukan, Inspirator. Semua perkenalan itu sangat mungkin tidak mudah. Karena kamu baru akan memulai fase peralihan dari dirimu yang lama ke dirimu yang lebih bermakna setelah mengalami kekalahan.
 





*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 213