Sudah Tahu? Begini 4 Cara Sederhana Merawat Payudara di Segala Usia

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Kesehatan
dipublikasikan 17 Oktober 2017
Sudah Tahu? Begini 4 Cara Sederhana Merawat Payudara di Segala Usia

Oktober menjadi bulan peringatan bagi penyintas kanker payudara di seluruh dunia. Tak hanya untuk menghindari kanker payudara, merawat payudara bagi perempuan perlu selalu dilakukan sebelum terjadi masalah-masalah seperti payudara menurun, tidak memantul, nyeri di payudara maupun punggung, hingga yang terberat kanker payudara. Selain tidak menggunakan bra atau hanya menggunakan sport bra yang paling sesuai dan nyaman untuk payudara, ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk selalu membuat payudaramu sehat, Inspirator, dilansir dari Martha Stewart dan Womens Health Magazine berikut ini.

Menggunakan Pelembab
Tidak hanya bagian tubuh seperti tangan dan kaki yang membutuhkan kelembaban, lho. Menurut dermatolog Jody Levine, ada bagian tubuh yang memiliki kulit paling sensitif yaitu di pangkal leher ke bagian atas dada (decollete). Jika kamu aktif di luar rumah dan tubuhmu sering terpapar matahari, terutama saat memaparkan diri pada matahari langsung (tanpa busana yang menutupi), kamu perlu mengoleskan sunscreen SPF tinggi, semisal SPF 60, berbahan hyaluronic acid atau cocoa butter untuk melindungi kulit decollete dari kanker kulit dan kerusakan jaringan kolagen serta elastin yang bisa menyebabkan payudara menurun.

Olahraga
Gaya gravitasi bukan teman baik bagi banyak perempuan jika dikaitkan dengan payudara. Payudara seorang terdiri atas jaringan dan 5% lemak tubuh yang perempuan dapat mengendur dan terlihat turun. Penurunan tersebut disebabkan oleh jaringan tubuh (ligament) di sekitar payudara, bernama Cooper’s Ligament, yang seharusnya menahan berat lemak tidak mampu menahannya akibat gravitasi maupun berat payudara.

Bentuk payudara yang terlihat kendur pun bisa disebabkan oleh jaringan di payudara, Inspirator. Akibat penurunan berat badan, menurut professor bedah klinis dari University of Chicago Pritzker School of Medicine, Laurie Casas, jaringan tersebut tidak lentur dan tidak kembali menopang berat badan saat ini sehingga terlihat kendur. Solusinya adalah menjaga berat badan, melakukan push-up untuk mengencangkan otot sekitar dada, dan olahraga rutin untuk menurunkan jumlah lemak tubuh serta tingkat penyimpanan estrogen yang menjadi pemicu beberapa bentuk kanker payudara.

Cek Payudaramu
Selain merawat kulit sekitar payudara secara rutin, “melihat” kondisi payudaramu setelah menstruasi dapat mengurangi risiko terlambat mengetahui kedatangan kanker payudara, lho. Sebab, banyak perempuan menyadari dirinya terkena kanker payudara ketika sudah pada stadium lanjut. Oleh itu kamu perlu memperhatikan benjolan yang terasa keras dan tidak berpindah atau bergerak selama lebih dari satu atau dua siklus menstruasi (langkah SADARI – Periksa Payudara Sendiri).

Pola Makan
Timbul nyeri, benjolan aneh di payudara, dan kanker payudara bisa dicegah dengan perhatian ekstra pada makanan, Inspirator. Menurut Mary Jane Minkin, professor klinis kebidanan dan kandungan dari Yale School of Medicine, nyeri pada payudara dapat dihindari dengan mengurangi makanan mengandung garam, kafein, dan alkohol yang mampu meningkatkan kadar hormon pemicu kanker payudara, selain makanan umum lain pemicu kanker. Terlebih ketika kamu memiliki faktor genetik turun temurun dari ibu atau keluarga yang pernah memiliki riwayat kanker payudara. Kamu perlu ekstra hati-hati, ya!
 
 
 
 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 115