Butuh Tips Membuat Iklan? Salah Satunya, Cari yang Jenaka

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 09 Oktober 2017
Butuh Tips Membuat Iklan? Salah Satunya, Cari yang Jenaka

Memasang iklan lazim bagi pebisnis guna mempromosikan keunggulan produk dan jasa agar laris manis di pasaran. Namun tidak semua iklan mampu dilirik konsumen, terlebih membuat mereka ingin membeli apa yang ditawarkan. Jika begitu, perkembangan sebuah bisnis hanya akan jalan di tempat, Inspirator. Sebaiknya kamu merencanakan sebuah iklan untuk lebih menarik perhatian calon konsumen melalui beberapa tips berikut ini.

Menarik Pelanggan
Selain bertujuan agar banyak orang menyadari kalau kamu memiliki sebuah produk paling ‘mantap jiwa’, iklan dibuat agar suatu produk dapat memorable di benak pelanggan.  Semua itu berawal dari cara membuat bahan untuk promosi dan mengiklankan produkmu, Inspirator. Dari tampilan gambar yang unik serta kreatif hingga penambahan kata-kata kunci seperti diskon, bonus, tanpa risiko, murah, dan keren, perlu diperhatikan. Oleh karena itu, berbagai provokasi psikologis dalam sebuah iklan lazim digunakan para advertiser agar emosi calon konsumen menyatu dengan produk yang ditawarkan.

Humor
Sejak lebih dari 50 tahun lalu, humor menjadi salah satu langkah andalan bagi pemasar untuk membuat sebuah produk bisnis laku di pasaran. Berbagai literatur tentang iklan menyebutkan ada keterkaitan antara humor dengan perhatian, pemahaman, dan kredibilitas sebuah brand. Maka, supaya produkmu dilirik calon pembeli, sisipkanlah sensasi humor dalam promosimu. Dikutip dari International Journal of Management and Social Science Research Review, humor dianggap sebagai salah satu emosi paling efektif dan atraktif untuk menjadi bahan komunikasi pada pelanggan. Jika dibandingkan dengan berbagai emosi lainnya, seperti sedih dan marah.

Hati-Hati Memilih Konten
Walau iklan kreatif yang mampu terngiang-ngiang di kepala banyak orang adalah iklan juara, kamu perlu lebih selektif dalam memilih konten, Inspirator. Mood positif setelah melihat iklan memang dibutuhkan agar calon pelanggan lekat dengan brand yang ditawarkan. Tetapi, dalam jurnal berjudul Is Humor Advertising Always Effective? oleh Aneta Djambaska, Ilijana Petrovska, dan Elena Bundalevska, penyisipan humor dan hal-hal “kreatif, juga tak masuk akal” harus disesuaikan dengan produk yang diiklankan. Sebab akan muncul ketidakserasian antara produk dan iklan jika selipan humor tetap dipaksakan ada.
 
 


 
*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 79