Temuan 6 Penerima Nobel Ekonomi ini Harus Kamu Kuasai dalam Berbisnis

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 06 Oktober 2017
Temuan 6 Penerima Nobel Ekonomi ini Harus Kamu Kuasai dalam Berbisnis

Bulan ini adalah bulan yang ditunggu-tunggu para kandidat peraih Penghargaan Sveriges Riksbank atau Nobel, Inspirator. Pasalnya, setiap tanggal 9 di bulan Oktober, penerima penghargaan tertinggi dalam dunia ilmu pengetahuan di tujuh bidang ilmu akan tercatat dalam sejarah karena kerja keras mereka selama ini mampu menginspirasi dan bermanfaat bagi banyak orang. Sejak tahun 1969, sejumlah 78 orang dari sektor ekonomi telah mendapatkan penghargaan tertinggi Sveriges Riksbank, berupa Nobel Ekonomi. Temuan para penerima Nobel Ekonomi tersebut juga berpengaruh pada bisnis, lho. Tak terkecuali enam penerima Nobel berikut ini.

Alvin E. Roth dan Lloyd S. Shapley (2012)

Roth dan Shapley, ilmuan asal Amerika Serikat, menerima Nobel Ekonomi di tahun 2012. Alvin E. Roth, mendapatkan gelar Ph.D nya dari Princeton University, dan Lloyd S. Shapley, mendapatkan gelar doktornya dari Stanford University, mendapatkan penghargaan tertinggi bidang ekonomi tersebut karena temuannya tentang teori alokasi stabil (matching theory) dan praktik desain pasar. Teori stable allocation dari keduanya mendapatkan satu kesimpulan bahwa komponen ekonomi yang terdiri dari agen dan objek harus seimbang dan cocok untuk pasar. Berawal dari teori tersebut, desain pasar yang sesuai dengan kebutuhan banyak orang akan didapatkan.  

Eugene F. Fama, Lars Peter Hansen, dan Robert J. Shiller (2013)

Penghargaan Sveriges Riksbank di tahun 2013 juga diterima oleh ekonom asal Amerika Serikat. Kontribusi Eugene F. Fama (Chicago University), Lars Peter Hansen (Chicago University), dan Robert J. Shiller (Yale University) pada studi empiris tentang sebuah aset dianggap sulit bagi sebagian ekonom. Sebab, dasar-dasar pemahaman tentang harga aset dan saham sulit diprediksi karena informasi baru datang dengan sangat cepat serta melekat pada harga aset. Ketiganya menerima penghargaan Nobel Ekonomi karena berhasil mengembangkan metode statistik yang bisa menguji harga-harga tersebut.

Jean Tirole (2014)

Jean Tirole, professor asal Prancis penerima Nobel Ekonomi, menerima gelar doktor bidang ekonominya di Massachusetts Institute of Technology. Tirole menerima penghargaan tertinggi tersebut atas analisis ekonominya tentang regulasi dan kekuatan pasar. Ia dan rekan-rekannya menggunakan pengukuran dari game theory, atau model matematis antara konflik dan kerjasama pada para pemangku kebijakan, untuk mengubah cara berpikir stakeholder tentang regulasi monopoli bisnis di perusahaan. Temuan Tirole menyimpulkan bahwa kebijakan bukan hanya perhitungan matematis untuk menentukan harga yang mengarah pada efisiensi bisnis. Namun kebijakan hanyalah sebuah permainan antara dua pemain dengan tujuan berbeda dan keduanya dapat menyembunyikan berbagai rahasia pada satu sama lain untuk saling menghasilkan keuntungan.

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 79