Dunia Digital Hari Ini Mengubah Marketplace Menjadi Marketspace. Lalu Apa?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 06 Oktober 2017
Dunia Digital Hari Ini Mengubah Marketplace Menjadi Marketspace. Lalu Apa?

Dunia bisnis tak asing dengan sebutan marketplace, atau pasar. Lazimnya pasar, terdapat penjual dan pembeli yang langsung bertemu untuk melakukan transaksi. Namun pengertian pasar seperti itu berlaku sebelum digitalisasi menyebar ke seluruh dunia, Inspirator. Ada evolusi yang terjadi dari kompetisi antar penjual untuk mendapatkan pembeli. Evolusi tersebut mengubah sebagian pasar menjadi pasar virtual karena internet dan digitalisasi lainnya, yang dinamakan marketspace oleh Jeffrey F. Rayport dan John Sviokla. Apa perbedaan dari marketplace dan marketspace?

Konten

Konten dari sebuah marketplace umumnya berupa informasi tentang penjualan produk di suatu tempat. Semisal sebuah butik menyediakan baju secara fisik, masyarakat perlu melihat ke sebuah toko untuk melihat baju yang akan dibelinya. Ada baju, toko, dan pembelinya sebagai elemen dari pasar. Pada sebuah marketspace konten informasi yang didapatkan langsung dari toko, menjadi hilang karena ketersediaan informasi tadi sudah tersedia di internet. Marketspace efektif bagi barang-barang yang sudah pasti diketahui bentuk dan isinya, seperti buku. Sebab beberapa orang sulit untuk membeli kenyamanan seperti kucing dalam karung untuk dirinya dengan menggunakan marketspace, seperti baju atau sepatu, meski hal itu kembali pada preferensi pribadi.

Konteks

Konteks jual beli marketplace membuat seorang pembeli senang dengan suasana dan kenyamanan yang ditawarkan oleh lokasi pasar. Sebuah toko buku menjajakan buku-bukunya sesuai dengan kategori tertentu akan memudahkan pelanggan untuk berbelanja daripada toko buku bekas yang membuat pelanggan harus mencari satu persatu di rak. Pada marketspace, berbagai konteks pasar yang ditawarkan hilang. Sangat mungkin konteks tersebut tidak tergantikan jika seseorang merindukan suasana di sebuah restoran berarsitektur klasik, walaupun sudah bisa dipesan melalui order pesan antar atau Go-Food. Ada pangsa konsumen yang tetap mencari konteks pada marketplace, Inspirator.

Infrastruktur

Infrastruktur, atau sarana-prasarana, marketplace yang tergantikan oleh marketspace biasanya paling berpengaruh bagi pebisnis. Sebab, pebisnis yang ingin menghemat modal akan diuntungkan oleh marketspace yang tidak membutuhkan infrastruktur lama dalam marketplace, berupa toko di mall untuk menjajakan barang dan jasanya, karena toko online sangat mudah didirikan di dunia digital.

Ketiga elemen pasar yang berubah dari marketplace ke marketspace memberikan pebisnis lebih banyak pilihan lho, Inspirator. Peluang menjaring konsumen dari evolusi pasar tersebut bisa diambil per potong, seperti yang disarankan oleh Hermawan Kartajaya dalam GATRA. Bisnismu bisa berfokus pada konten (semisal Disney yang memproduksi film-film kartun saja), konteks (HBO tv yang menyediakan film-film produksi orang lain), atau infrastruktur (Telkom yang menyediakan sarana telekomunikasi).

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 53