Ada 5 Pulau Bersituasi Ekstrem, Berani ke Sana untuk Selfie?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Sejarah
dipublikasikan 04 Oktober 2017
Ada 5 Pulau Bersituasi Ekstrem, Berani ke Sana untuk Selfie?

Berkunjung ke sebuah pulau akan selalu menyenangkan jika ingin melepas rindu bertemu pecahan ombak. Membawa persiapan untuk mengabadikan momen dalam bentuk foto agar bisa dikenang setelah kembali ke rumah pasti tidak mungkin bisa dilewatkan begitu saja. Namun ada pulau-pulau berkondisi sangat berbahaya, bahkan hampir tak mungkin kamu kunjungi untuk sekadar mengambil gambar swafoto. Di mana saja pulau itu?

Pulau Ular

Sesuai dengan namanya, pulau ular, atau Ilha de Queimada Grande, yang berada di Brazil ini berisi ribuan ular beracun. Pulau ular terletak sekitar 32 km dari pantai Sao Paolo ini tidak memiliki ular beracun pada umumnya. Ular-ular di pulau tersebut memiliki racun lima kali lebih kuat dari bisa ular biasa, Inspirator. Jika tergigit salah satu racun berbahayanya kabarnya dagingmu bisa meleleh. Hiiii. Ada satu-satunya jenis ular tombak emas berbahaya, yang bernama Bothrops insularis (golden lancehead), tinggal di sana.

Pulau Sentinel

Terletak di Teluk Benggala, India, Pulau Sentinel bagian utara gugusan Kepulauan Andaman ini dianggap berbahaya oleh pemerintah terkait, dan semua orang yang telah mencoba mencari tahu tentang pulau ini lebih lanjut. Mengapa berbahaya? Masyarakat di pulau ini sangat menolak modernisasi dan menyambut datangnya orang asing dengan kekerasan. Itulah sebabnya mengapa mereka belum berpakaian serta sering menyerang siapapun yang mendekat (misalnya pesawat maupun kapal nelayan) dengan tombak dan panah. Bahkan dua orang nelayan yang bernah menyandarkan kapalnya di pulau tersebut dibunuh oleh suku sentinel pada tahun 2006. Mana mungkin bisa selfie dengan tenang dan mendapatkan angle foto yang bagus jika ada anak panah melayang ke arahmu?

Pulau Atol

Atol Enewetak, atau Pulau Atol, adalah pulau yang berada di Pulau Marshall, Samudera Pasifik. Pulau ini terbentuk dari sisa-sisa karang yang telah mati dan mengeras sehingga membentuk daratan baru nan unik serta berbeda dari banyak pulau lainnya. Walau begitu, Pulau Atol dijadikan tempat uji coba ribuan kali bom seperti bom hidrogen, yang dampaknya lebih parah dari bom Hiroshima, di zaman perang dunia kedua pada tahun 1948, 1951, 1952, 1954, dan 1956. Sempat dilakukan pembersihan di tahun 1980 untuk menghilangkan sisa-sisa radiasi dan dijadikan uji coba senjata lagi, kini Pulau Atol benar-benar tidak bisa diselamatkan dari radiasi atom.

Pulau Beruang

Tidak seperti Pulau Ular yang terdiri dari banyak ular, pulau ekstrem dengan nama asli Bjørnøya ini tidak memiliki banyak beruang beracun. Berada di antara Norwegia dan Spitsbergen yang sangat indah, pulau ini memiliki tebing vertical tertinggi di selatan. Pulau seluas 178 km2 ini bercuaca sangat buruk dengan angin kencang dan kabut serta hujan deras terus menerus. Letak Pulau Beruang juga sulit dipetakan karena sering berpindah posisi. Selain itu, sebuah nuklir Komsomolets, yang berarti anggota Liga Komunis Muda, milik Uni Soviet karam di sekitar pulau. Dugaan kebocoran radiasi dari nuklir di sekitar Pulau Beruang membuat pulau ini semakin berbahaya.

Pulau Vozrozhdeniya

Pulau bernama cantik ini berada di perbatasan laut Uzbekistan dan Kazakhstan. Meski terdengar cantik, pulau yang dijadikan tempat uji coba senjata biologis mematikan Selama hampir 40 tahun ini tidak berpenghuni dan terabaikan sejak tahun 1900an. Sebab hampir semua virus paling mematikan, seperti virus cacar, brucellosis, anthrax, dan tularemia dilepaskan di sekitar pulau lalu dilihat dampaknya pada hewan-hewan ternak., wabah uji coba tersebut menyebar ke daratan utama dari Vozrozhdeniya dan mengontaminasi air, tanah, serta udara.

Hmmm. Masih mau selfie di pulau-pulau tersebut?

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 86