Gerai Batik Sudah Menjamur di Indonesia, Kalau di Luar Negeri?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 02 Oktober 2017
Gerai Batik Sudah Menjamur di Indonesia, Kalau di Luar Negeri?

Tahun 2009 menjadi ujung tombak bagi salah satu kebudayaan Indonesia untuk diakui oleh dunia. Sudah sewindu batik diakui oleh UNESCO sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan nonbendawi. Sebelum mendapatkan pengakuan di pangsa internasional, batik, sebagai salah satu andalan produk garmen Indonesia, sempat terhempas tak diminati oleh pakaian impor murah dari berbagai negara. Namun sekarang pengusaha batik bisa lebih memacu usahanya karena pamor batik lebih tinggi dan memiliki banyak peminat di pasar lokal maupun dunia, seperti lima gerai batik di negara-negara berikut.

Jo-Ann

Gerai ini dimiliki oleh Joan dan Jacqueline Ann, keluarga imigran asal Jerman. Berpusat di 5555 Darrow Road, Hudson, Ohio, Jo-Ann sudah berdiri sejak 1943, lho, Inspirator. Jo-Ann menjadi retailer kain batik yang memiliki 865 toko di Amerika. Meski begitu, kain batik yang dijual di Jo-ann sekarang tidak hanya bisa melalui pembelian langsung, kamu juga bisa melihat-lihat terlebih dahulu kain batik tersebut di Joann.com. Mungkin kamu ingin mencari inspirasi kain batik yang diminati di Amerika? Sila berkunjung ke situs itu ya.

Flare Fabrics

Mirip seperti Jo-Ann, Flare Fabrics menjual batik yang masih berbentuk selembar kain. Gerai yang berada di 867 Brooke Valley Road, Kanada, ini dimiliki oleh Marlene Starkman seorang pecinta batik Indonesia. Kecintaannya pada kain batik mendorong dirinya untuk membuka gerai sendiri di tahun 2009. Meski yang dijual utamanya adalah kain, Flare Fabrics juga menyulap sebuah kain batik menjadi tas keren dan selimut, lho! Kunjungi online shopnya di flarefabrics.ca jika tertarik melihat batik dengan selera orang-orang Kanada.

Cantik Batik

Melihat namanya kamu mungkin mengira gerai batik ini berada di Indonesia. Gerai Cantik Batik, yang dimiliki oleh Ahamed Shamim asal Dhaka, India, ini menjual berbagai macam kain batik dengan nuansa tradisional seperti adanya pajangan-pajangan dari kayu. Bertempat di salah satu mall terbesar Bangladesh, Basundhara Shopping Mall, Cantik Batik menarik pengunjung dengan kain bermotif dan ornamen batik ala-ala Indonesia yang tak kalah dengan kain batik khas negara tetangganya, Saree dari India.

Ong Shunmugam

Ong Shunmugam adalah butik pakaian yang dimiliki oleh Priscilla Shunmugam, desainer asal negara singa yang membuka gerai dengan namanya sendiri di 43 Jalan Merah Saga, 01-76, Singapura. Meski tidak hanya menjual produk batik, desain pakaian yang ditonjolkan dalam batik-batik Priscilla memiliki kekhasan etnik dan budaya Indonesia dengan sentuhan estetik modern. Dekat nih dengan Indonesia, sudah pernah berkunjung ke butik milik Priscilla?

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 123