Kok Bisa Ada Sih Makanan Mahal Penguras Kantong? Ini 5 Sebabnya

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Kuliner
dipublikasikan 29 September 2017
Kok Bisa Ada Sih Makanan Mahal Penguras Kantong? Ini 5 Sebabnya

Jika makananmu sehari-hari adalah makanan rakyat dan makanan kaki lima berharga murah, besar kemungkinan kamu akan berpindah restoran sebelum masuk atau lompat kodok terkaget-kaget setelah diberikan sebuah bill dengan harga fantastis di sebuah tempat makan. Menghindari rasa malu, pastinya kamu jaim dan pura-pura nggak kaget saat membayar, walaupun saat keluar omelanmu dalam hati tidak berhenti hingga setahun berikutnya. Anyway, kenapa ongkos makan saja harus mahal parah pakai banget?

Langka

Makanan kesukaanmu berasal dari ikan albino yang sangat langka? Ya iyalah pasti mahal, Inspirator. Wew! Sudah langka, berkembangbiaknya lama, perjalanan yang ditempuh jauh, dan ditangkapnya harus menerjang ombak badai matahari pula. Bahan baku sebuah makanan mempengaruhi semua proses memasak seorang koki. Itulah sebabnya mengapa ada makanan yang dihargai tinggi di luar budget pengganjal perut di pinggiran keramaian.

Koki

Kalau kamu masak sendiri, pasti semua makanan menjadi lebih murah, sob, berbeda dengan harga masakan yang dimasak oleh seorang chef handal dengan topi setinggi Menara Eiffel. Mengapa? Sebab sekolah tata boga memerlukan tenaga, waktu, pikiran, dan passion yang bergabung untuk mengkreasikan sebuah ciptaan kuliner paling dahsyat seantero gang manggis. Benar, lho, sekolah untuk menjadi koki handal tidak bisa dilakukan oleh semua orang.

Merek

Koki yang sudah terkenal biasanya memiliki restorannya sendiri. Di restoran tersebut biasanya tersaji makanan eksklusif nan indah mengalahkan bayangan rasa surgawi di mimpi-mimpi. Seorang koki kreatif cenderung akan membuat karya yang terlihat dari sajian kuliner di restorannya. Hal itu pantas dihargai mahal, Inspirator, karena keringat yang terjatuh selama proses penyajian makanan memang bukan keringat biasa, keringat seorang koki!

Desain

Ibaratnya, tempat makan rakyat dan tempat makan presiden pasti amat sangat berbeda. Begitu juga dengan harga yang ditawarkan oleh pemilik sebuah tempat makan kaki lima dengan tempat makan bintang lima. Sebuah restoran berinterior mewah dan memiliki suasana makan luar biasa pasti akan lebih mahal dibandingkan dengan rumah makan biasa atau warung makan pinggir jalan. Umumnya target pelanggan yang diincar oleh pemilik restoran pun berbeda-beda, ada anak sekolah hingga pejabat. Modal untuk membuat desain interiornya saja beda, lho.

Lokasi

Restoran mewah yang berada di pusat kota dan di puncak pedalaman Papua tentu memiliki perbedaan harga sangat jauh. Dari segi akses logistik bahan makanan, harga koki, dan bahan bangunan yang perlu diangkut mendaki gunung lewati lembah pasti akan lebih mahal karena menghabiskan banyak energi alam juga keringat manusia. Masa kamu sudah capek-capek tetapi dibayar murah? Impossibruuuu!

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

 

  • view 31