Tak Hanya Mengimpor, Jadi Eksportir Handal Yuk dengan 4 Cara Ini!

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 28 September 2017
Tak Hanya Mengimpor, Jadi Eksportir Handal Yuk dengan 4 Cara Ini!

Mengimpor barang dari China sempat membuat banyak pebisnis tergoda untuk berbondong-bondong menjadi salah satu importirnya. Sebab harga beli yang luar biasa jauh lebih murah dari sana bisa dijual kembali dengan untung yang lebih besar. Namun mengimpor barang dari luar negeri, di saat berbagai macam komoditas dan produk lokal sedang berjuang bertahan hidup bisa mengguncang perekonomian, pun menjadi pertanyaan “apakah rasa nasionalisme warga negara masih tersisa untuk membangkitkan ekonomi lokal?” Belum lagi era pasar bebas yang sudah lama berlangsung, akan sangat disesalkan jika tidak berpartisipasi dalam pasar ekspor. Berikut ada tips nih buat kamu yang ingin mengharumkan nama Indonesia melalui produkmu!

Tahu Barang yang Dibutuhkan di Negara Tertentu

Menjual barang pada massa internasional terkadang perlu melalui kompetisi yang cukup sedap. Pasalnya banyak pesaing dengan harga lebih murah dan kualitas lebih mumpuni karena mereka memproduksinya dalam jumlah sangat besar, misalnya, atau keunikan produk mereka tidak dimiliki oleh pesaing lain. Sebagai eksportir lokal kamu perlu lebih cermat menyesuaikan kebutuhan pasar internasional, Inspirator. Misalnya kebutuhan akan daun teh di Inggris lebih banyak dibandingkan negara lain karena budaya mereka yaitu tea time setiap sore hari.

Syarat Administratif

Mirip dengan penyesuaian produknya sendiri, prasyarat tertulis dari Indonesia ke negara lain memerlukan beberapa hal pendukung. Syarat administratif yang dibutuhkan diantaranya sertifikat keterangan asal (certificate of origin) karena perjanjian perdagangan bebas, company profile, kontrak penjualan, faktur perdagangan, letter of credit (L/C), pemberitahuan ekspor barang (PEB), bill of lading (B/L), polis asuransi, packing list, surat keterangan asal, surat pernyataan mutu, wessel export, pajak, dan syarat pendukung lainya yang mungkin berbeda di tiap-tiap negara.

Perbaikan Kualitas

Jika menurutmu kualitas dagangan yang kamu berikan untuk setiap pelanggan lokal sudah baik, kualitas ketika diekspor akan memerlukan beberapa penyesuaian dan perbaikan kembali, Inspirator. Sebab di beberapa negara tertentu peraturan tentang nilai ambang batas, pelabelan, dan kemasan sebuah produk berbeda dengan peraturan yang dikeluarkan di Indonesia, terutama pada produk makanan dan minuman. Selain itu, waktu pengiriman dan kalkulasi biaya mulai dari ongkos produksi dan pemasaran perlu diperhatikan.

Saatnya Memasarkan

Pemasaran produk sebelum ada tren online shopping umumnya menggunakan pameran-pameran yang mengeluarkan biaya mahal. Meski masih ada produk tertentu, seperti mesin dan alat-alat berat yang mempromosikan produknya dengan pameran, strategi promosi digital melalui website atau social media kini dijadikan alat pemasaran masa kini oleh pebisnis startup. Selain menggunakan pemasaran tersebut, calon eksportir juga bisa lho mengikuti berbagai program dan fasilitas yang disediakan oleh Kementerian Perdagangan atau lembaga terkait, seperti Perwakilan Perdagangan Indonesia di luar negeri maupun KBRI, untuk melancarkan promosi ke negara-negara importir.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 21