Lima Langkah Manajemen Perubahan yang Perlu Diperhatikan Marketer

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 28 September 2017
Lima Langkah Manajemen Perubahan yang Perlu Diperhatikan Marketer

Menjadi marketer berarti kamu sudah siap menjadi pembelajar ulung yang selalu siap menyerap pengetahuan dan dinamika perubahannya setiap saat. Sebab bisnis bukan ilmu pasti, melainkan seni untuk memunculkan hasrat dan ketertarikan pelanggan pada tiap-tiap ide atau inovasi baru. Sehingga, sebagai marketer, kamu perlu mengetahui lebih lanjut tentang cara menghadapi perubahan situasi dalam berbisnis karena banyak ide baru muncul setiap harinya. Bagaimana?

Menilai Kemampuan

Pada dasarnya, pemasaran dimulai dari kapasitas diri orang-orang yang diberi tanggung jawab untuk memasarkan.  Menilai kemampuan dan wawasan marketer dapat menjadi dasar pembuatan road map bagian mana saja yang perlu ditingkatkan atau diperkuat, seperti strategi konten, data analitis, maupun keingintahuan dan kemampuan adaptasi mereka dalam melihat situasi.

Kolaborasi

Menghadapi perubahan membuat kita berusaha dengan berbagai cara agar bisa menyamakan kedudukan dengan inovasi yang datang setiap hari. Salah satunya dengan berkolaborasi. Kolaborasi internal bersama teman satu tim maupun pihak ketiga yang bisa memperluas insight terhadap suatu situasi. Terjun langsung ke dalam situasi tersebut dan menjadikan setiap orang baru sebagai guru terbaik.

Proaktif

Sadar atau tidak, kebanyakan orang melakukan interaksi tidak efektif. Menurut Prof.Dr.Faisal Afiff, SE.Spec.Lic, interaksi seseorang dalam menghadapi perubahan tidak bisa menggunakan pola-pola sederhana seperti dalam stimulus-respon. Seseorang mampu memilih respon proaktif terhadap situasi daripada menunggu reaksi atau respon alamiah orang lain yang membuang cukup banyak waktu.

Prioritas

Perubahan yang terjadi di sekitar kita membuat pembelajaran tersendiri bagi orang-orang tertentu, terutama dalam hal menempatkan prioritas. Sebab mengidentifikasi hal baru dengan jumlah banyak dan hampir semuanya bagus cukup sulit dilakukan jika ada dua pilihan yang memiliki “kekuatan” seimbang.

Win-Win Solution

Menghadapi perubahan dengan seluruh sumber daya yang kita miliki memerlukan pencarian solusi paling pas untuk dijalankan oleh semua pihak sesuai dengan kemampuan masing-masing. Pengambilan keputusan final untuk mencerna perubahan yang masuk bukan berdasarkan kepentingan pribadi, Inspirator. Namun berdasarkan kemampuan kelompok, yang bisa ditingkatkan seiring berjalannya waktu.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 39