Mari Ajari Anak untuk Peka dengan Fenomena Alam

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 27 September 2017
Mari Ajari Anak untuk Peka dengan Fenomena Alam

Anak-anak yang betah di rumah dengan gadget, mainan, dan padatnya jadwal sehari-hari sudah wajar bagi banyak masyarakat perkotaan saat ini. Berbagai alasan dibuat oleh orang tua agar anaknya tetap aman terjaga ketika berada di lingkungan indoor, terutama ketika ia masih berusia tiga sampai delapan tahun. Jika dengan kondisi tersebut anak-anak tidak mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang cukup, potensi kecerdasan naturalis mereka bisa tertutup dan membahayakan diri mereka, lho.

Kecerdasan naturalis seseorang umumnya berupa keahlian mengenali dan mengategorikan semua hal terkait fenomena alam. Kecerdasan tersebut diklasifikasikan oleh Howard Gardner sebagai salah satu dari sembilan jenis kecerdasan penting yang perlu dimiliki manusia. Sebab manusia tidak hanya bisa memiliki kemampuan berhitung atau kecerdasan logis saja setelah diberi latihan, tetapi ia mampu memiliki berbagai kecerdasan lain yang disebut Gardner sebagai kecerdasan jamak.

Seperti kecerdasan lainnya, kecerdasan naturalis seseorang bisa dilatih agar bisa membuat dirinya mampu menghubungkan elemen-elemen yang ada di alam. Bagaimana caranya?

Sederhananya, menurut Yuliani Nurani, anak-anak perlu tetap dikenalkan dengan alam terbuka dan diajak berdiskusi mengenai apa yang sedang terjadi di hadapan mereka. Diskusi khas anak-anak melalui cerita imajinatif bisa membantu tumbuh kembang otak dan mentalnya kelak, Inspirator. Selain mengajak anak-anak ke luar untuk bercengkrama dengan lingkungannya, ajari juga mereka untuk membedakan berbagai ciptaan Tuhan yang ada di alam. Tujuannya agar mereka mampu menggunakan seluruh indera tubuhnya untuk lebih menyatu dengan alam.

Pembelajaran tentang dan dengan alam tersebut membuat anak-anak belajar menyayangi makhluk hidup serta mengerti hal-hal fundamental tentang hak hidup tiap hewan maupun tumbuhan. Upaya tersebut juga bisa menghilangkan kejenuhan anak ketika belajar di dalam ruangan, saat di sekolah maupun di rumah. Bila benar-benar tidak bisa, berikan asosiasi pendidikan yang berhubungan dengan kondisi alam pada mereka di setiap pembelajaran. Tapi tak ada salahnya kok sering mengajak anak-anak di piknik untuk menyeimbangkan seluruh kebutuhan dirinya. Setuju?

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

 

  • view 188