Talking is Healing. Kamu Sudah Curhat Belum Hari Ini?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Psikologi
dipublikasikan 26 September 2017
Talking is Healing. Kamu Sudah Curhat Belum Hari Ini?

Mulutmu harimaumu. Pepatah bijak tersebut sering menjadi pengingat agar seseorang tidak menyesal di kemudian hari karena kata-kata tak perlu yang keluar dari mulutnya. Pepatah tersebut mungkin juga menjadi pembatas antara orang-orang dengan depresi dalam mengeluarkan uneg-uneg dari pikirannya. Takut salah bicara bahkan takut menyakiti hati dan memperparah situasi, misalnya. Sehingga di saat yang sama seseorang pun mengamini pepatah diam adalah emas dan memendam perasannya sampai akhirnya suatu saat muncul ledakan tak tertahankan dari dalam dirinya. Padahal, setiap kata-kata bijak memiliki konteksnya masing-masing, Inspirator.

Menurut National Health Service UK, berbicara dengan orang-orang mampu menjadi penyelamat diri ketika ditempa banyak permasalahan. Masalah-masalah seperti masalah kesehatan mental (depresi, kecemasan, phobia, adiksi, dll), emosi-emosi negatif, hubungan dengan seseorang, pengalaman tindakan kekerasan, maupun sakit fisik bisa diredakan dengan bercerita. Sesi curhat menjadi sangat positif jika bukan dipakai untuk menjelek-jelekkan orang lain. Pengecualian mungkin berlaku hanya jika “bergosip” mampu menenangkanmu.

Sisi positif dari mencurahkan segala perasaan hati dalam sesi curhat juga tidak hanya berpengaruh pada perempuan lho, tetapi juga pada laki-laki. Namun laki-laki masih memandang sesi curhat sebagai hal yang kurang maskulin dan nggak cowok banget. Sehingga, hal tersebut menjadi salah satu penyebab kematian yang lebih tinggi dan depresi pada laki-laki, menurut Marianne J. Legato dalam bukunya yang berjudul Why Men Die First.

Mulailah mengajak orang lain berbicara, sob. Dimulai dari berbicara tentang apapun yang membuatmu tenang dan tidak membuat mereka menyesal telah berbicara denganmu. Pasalnya, berbicara dengan orang lain dianggap sebagai salah satu upaya terapi (psikoterapi) yang mampu membuat seseorang mengelola perasaannya sendiri dari hal-hal buruk. Talk therapy juga tidak hanya membicarakan segala permasalahanmu pada orang lain sehingga membuat orang tersebut eneg kok, sob. Akhir dari sesi curhat yang berhasil biasanya memikirkan bagaimana solusi terbaik untuk permasalahan di depan mata.

Kalau hanya mendengarkan saja, hmmm boring! Mendengarkan curhat seseorang yang tak kunjung usai dengan segala permasalahannya, yang mungkin berasal dari sikapnya sendiri, pasti akan menyebalkan. Meski dampak dari bercerita begitu luar biasa, kita perlu ingat bahwa beberapa masalah tidak bisa disembuhkan hanya dengan bercerita, sob. Selalu segerakan penyelesaian masalah dari akarnya ya!

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 67