Peradangan Kulit Jemari Tangan Mengganggu Produktivitas, Apa Sebabnya?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Kesehatan
dipublikasikan 17 September 2017
Peradangan Kulit Jemari Tangan Mengganggu Produktivitas, Apa Sebabnya?

Pernah bertemu dengan orang yang memiliki  rasa gatal, perih, dan tidak nyaman pada jari tangan? Lebih parahnya, kulitnya lecet melepuh, melenting, bersisik, dan pecah-pecah disertai kemerahan setelah bekerja dengan bahan organik atau anorganik tertentu, misalnya? Jika pernah, berarti kamu pernah melihat orang yang mengalami dermatitis kontak, Inspirator. Keadaan itu mampu mengalihkan fokus pikirannya, lho. Bahkan saat ia sedang merasa sangat luar biasa produktif, ia menjadi ingin jungkir balik tak karuan karena rasa mengganggu yang tidak tertahankan. Sebelumnya, apa itu dermatitis kontak?

Seperti pada banyak peradangan tubuh yang diakhiri oleh kata tis dan asal dari nama penyakitnya yaitu derm, yang berarti kulit, dermatitis adalah penyakit peradangan pada kulit. Peradangan yang umum terjadi ini memang tidak berbahaya atau akan membunuh perlahan, tetapi terkadang gejala peradangannya ingin membuat seseorang yang mengalaminya ingin mencopot sementara bagian tubuh yang mengganggu tersebut. Meski hal itu tidak mungkin, kamu bisa mencari tahu penyebabnya berdasarkan dua jenis pembagian peradangan yang umum dialami berikut ini.

Dermatitis Kontak Alergen

Peradangan pertama pada dermatitis umumnya dialami oleh orang-orang yang memiliki reaksi alergi terhadap zat tertentu. Jika kamu memiliki alergi pada suatu zat penyebab alergi (alergen), sebenarnya zat tersebut membuat sistem kekebalan tubuhmu yang bertanggung jawab pada reaksi alergi turut berpartisipasi mengatasi zat asing. Kondisi keabnormalan saat itulah yang membuat jaringan tertentu pada tubuh mengalami peradangan (memerah, nyeri, panas). Gejala dermatitis alergen ini biasanya akan hilang segera setelah reaksi “penyembuhan alami” dalam tubuh sudah kembali normal dan akan datang kembali selama zat tersebut mengenai tubuh seseorang. Menariknya, dermatitis kontak alergen tidak hanya menyerang jemari tanganmu, tetapi akan menyerang hampir seluruh bagian tubuhmu tanpa pandang bulu. Hindari zat penyebab alergimu agar kamu tidak mengalami reaksi menyebalkan tersebut.

Dermatitis Kontak Iritan

Berbeda dengan dermatitis kontak alergen, dermatitis kontak iritan tidak muncul dan hilang ketika tubuhmu terkena suatu zat pemicu alergi. Dermatitis kontak iritan bisa mengenai kulitmu ketika kamu telah sering melakukan kontak dengan bahan anorganik (kimia) menggunakan tangan kosong selama beberapa tahun. Seperti sabun, detergen, minyak pelumas mesin, disinfektan, air klorin, dan bahan kimia lainnya. Bahkan ketika kamu juga memiliki riwayat alergi, peluangmu untuk terkena dermatitis kontak iritan ini masih tetap ada selagi kamu tidak melindungi tubuhmu dari bahan kimia tersebut. Selagi berkontak dengan bahan-bahan tersebut setiap hari, lindungi tanganmu dan bagian tubuh yang sering berkontak dengan zat tersebut ya agar terhindar dari dermatitis tipe ini. Tetap waspada!

 

 

 

*Dikutip dari beberapa sumber.

  • view 11