Ikigai: 4 Filosofi Jepang yang Membantumu Memaknai Tujuan Hidup

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 13 September 2017
 Ikigai: 4 Filosofi Jepang yang Membantumu Memaknai Tujuan Hidup

Sudah kenal dengan Ikigai? Sebelum mencari tahu lebih lanjut, mari berkenalan dengannya. Ikigai (生き甲斐) dalam Bahasa Jepang merupakan gabungan dari kata Iki atau kehidupan dan Kai atau realisasi harapan. Ikigai bisa disebut sebagai filosofi pembangkit semangat bagi orang-orang jepang yang masih merasa hidupnya belum memiliki makna dan kurang bahagia. Seumpama orang yang putus asa, ia tidak memiliki alasan untuk hidup dan menghirup udara pagi tatkala ia bangun di satu hari yang sangat menyakitkan. So, dalam artian Bahasa Indonesia bisa diartikan Ikigai adalah tujuan hidupmu, atau alasan untuk siap bangun kembali setiap hari dari tidurmu dan menghadapi hari. Do you have a reason to wake up each morning?

Gabungan 4 Elemen Kunci

Ikigai memiliki elemen sendiri yang terdiri dari gairah (passion), misi (mission), profesi (profession), serta pekerjaan (vocation) dan memiliki gabungan antar elemen. Hingga dari elemen-elemen tersebut menghasilkan uraian lebih lanjut tentang Ikigai atau tujuan hidupmu. Setelah ini, kamu tidak perlu bingung dan bersedih ketika menghadapi segala hal di luar dugaanmu, ya. Yuk ikuti semua elemen di bawah ini!





Apa yang Kamu Cintai (What You Love)

Elemen ini berada di puncak pertanyaan dari segala pertanyaan yang berterbangan di alam pikiranmu. Bagian ini akan menuntun dirimu menggabungkan gairah dalam dirimu (passion) dan misi yang ingin kamu jalankan untuk kehidupan (mission). Semua yang berkaitan dengan urusan keduanya akan membuatmu melakukan kegiatan-kegiatan berdasarkan kecintaanmu selama ini. Bukan, bukan hanya bermenye-menye tentang pasangan dan cinta. Tidak boleh berlama-lama terjatuh pada orang yang salah, gengs. Mulai cintai dirimu sendiri dan sekitarmu. You're worthy and deserving!

Apa Kemampuanmu (What You are Good at)

Setelah mengetahui apa kecintaanmu, tentu selama ini kamu menjalani hidup dengan segala persiapan yang lingkungan telah siapkan untukmu. Semisal kamu memiliki background pendidikan di jurusan tata boga (profession), gairah hidupmu ada pada keinginan untuk berinovasi di dunia kuliner (passion). Berawal dari situ, kamu bisa memperlihatkan pada dunia bahwa kamu adalah Chef handal. Sebab kamu mampu dan diberkahi kesempatan memiliki kemampuan tertentu yang tidak semua orang miliki. Hal itu patut kamu syukuri, lho!

Apa Timbal Balik Untukmu (What You Can get Paid for)

Kamu memiliki profesi atau keahlian khusus di bidangmu (profession) dan kamu bekerja untuk mengembangkan keahlian itu (vocation). Kedua elemen itu bersatu melahirkan timbal balik sesuai dengan apa yang kamu tampilkan pada orang-orang di sekelilingmu. Timbal balik dari elemen ini bukan hanya bayaran dalam bentuk uang, Inspirator. Selain uang, timbal balik yang kamu dapatkan berupa pengalaman ataupun nama besar. Kalau masih pemula, biasanya ketiganya akan sulit di dapatkan karena semua hal membutuhkan proses.

Apa yang Dunia Butuhkan (What the World Needs)

Jika kamu telah memiliki pekerjaan (vocation) dan misi untuk hidupmu (mission), sebagian besar dari kebutuhan dunia akan mudah kamu berikan sesuai kapasitasmu. Sebenarnya saat itu kamu tidak bisa beralasan lagi bahwa kamu belum bisa memaknai hidup. Kamu hanya belum melihat tempat yang pas untuk menaruh seluruh dedikasimu. Lihat sekelilingmu, apakah dengan merasa belum memiliki makna hidup, kamu tidak bisa membuat hidup orang lain bermakna karena kehadiranmu?

Do you have a reason to wake up each morning? Cert yes!

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 164