Sudah Siap Menjadi Pebisnis? Pahami Dulu Beberapa Etiket Ini

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 07 September 2017
Sudah Siap Menjadi Pebisnis? Pahami Dulu Beberapa Etiket Ini

Menjadi pebisnis handal dimulai dari segala sesuatu yang sederhana. Satu kebiasaan sederhana bisa mengubah hidupmu, semisal pemikiran sederhana hingga kebiasaan sederhana. Alih-alih satu kebiasaan saja, kamu bisa memilih untuk menjadikan rutinitasmu lebih baik seluruhnya. Dimulai dari etiket, atau cara melakukan sesuatu yang terbatas oleh norma, yang kamu tunjukkan pada lingkungan tempat kamu mengembangkan bisnismu. Berikut terdapat rangkuman lima etiket dalam berbisnis yang perlu kamu perbaiki agar membuatmu menjadi pebisnis professional, menurut Business Insider.

Memperkenalkan Diri

Perkenalan adalah hal wajib bagi pebisnis. Mengenalkan diri pada siapapun dapat membuka koneksi, mengedarkan dirimu (termasuk bisnismu), dan membantumu melihat kesempatan yang ada dengan lebih dekat. Pada tiap-tiap pertemuan dengan orang baru usahakan untuk selalu perkenalkan nama lengkapmu, terutama jika namamu pasaran, dan hargailah pertemuan itu dengan serius. Dengan cara memperlihatkan gesture tubuh bahwa kamu menyambut baik perkenalan itu, tersenyum dan sambutlah ia dengan berdiri dari dudukmu jika kamu sedang duduk.

Lupakan Permasalahan Gender

Ketika sedang berada pada pertemuan bisnis dengan lawan jenis, lupakan norma yang berlaku layaknya perempuan dan laki-laki, seperti menyediakan tempat duduk untuk mempersilakan seseorang duduk terlebih dahulu. Kalau membuka pintu demi mempersilakan ia masuk terlebih dahulu tak masalah. Menyilangkan kaki atau gesture menggoda lainnya juga tidak disarankan, Inspirator.

Etiket Makan Masih Berlaku

Meski aturan tentang peran gender bagi pebisnis ditutup untuk sementara, kebiasaan makanmu perlu tetap dijaga lho. Jangan sampai bersendawa atau melakukan hal aneh dan tak pantas. Ingat selalu cara menggunakan sendok-garpu-pisau. Bahkan memotong roti atau kerupuk di sebuah jamuan makan bisnis pun, jika perlu menggunakan sendok-garpu gunakanlah. Hindari santai tidak menjaga etiket seperti di rumah nenek. Lakukan apa yang perlu kamu lakukan, jika tidak perlu dilakukan, lupakan.

Membungkus Makanan

Jika makanan yang kamu makan sangat enak, tentu kamu tergoda untuk membawanya pulang ke rumah. Walau ingin sekali begitu, tahanlah. Tunggu setelah jamuan makan selesai, rekanan bisnismu pulang, barulah memesan. Ingat, pertemuan bisnis di restoran enak itu bukan jalan-jalan santai bersama keluarga. Fokus, sob.

Jaminan Makan

Mirip dengan ajakan kencan umumnya, jamuan makan untuk urusan bisnis pun memiliki aturan, ”siapa yang mengajak, ia yang membayar semuanya”. Lupakan aturan gender jika laki-laki mengajak kencan selalu ia yang menjamin semua kencanmu. Host jamuan makan mengurusi semua hal di luar percakapan bisnis. Untuk urusan bisnis, jika kamu perempuan dan memiliki perbincangan yang belum selesai dengan rekan bisnis laki-lakimu, kamu sudah tahu kan harus berbuat apa?

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 20