Cybercrime: Atasi Serangan Siber dengan Jurus-Jurus Penangkal Ini

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Teknologi
dipublikasikan 06 September 2017
Cybercrime: Atasi Serangan Siber dengan Jurus-Jurus Penangkal Ini

Jika hidup di dunia nyata rentan dengan pencopet dan penjambret, hidup di dunia virtual pun rentan dengan yang namanya pencurian data, hacking-cracking, dan serangan siber lain. Pelaku virtual serangan siber biasanya memiliki keahlian algoritma pemrograman komputer untuk membuat kode-kode atau script agar bisa melakukan bermacam-macam serangan dan kejahatan. Menurut Nbtekno.com terdapat tiga kelompok kejahatan siber, yaitu cyberpiracy, atau pencetakan dan pendistribusian ulang software hingga muncul software palsu; cybertrespass, atau penggunaan akses komputer seseorang maupun organisasi tanpa izin; dan cybervandalism, atau pembuatan program komputer yang mengganggu transmisi elektronik maupun menghilangkan data-datanya.

Tiga kelompok kejahatan siber tersebut terdistribusi lagi menjadi kejahatan yang paling sering terjadi dan paling bisa merugikan banyak orang, seperti malware (seringnya berupa ransomware), atau perangkat lunak berbahaya yang mampu mengambil alih sistem perangkat lunakmu untuk melihat aktivitas, mencuri data (username atau PIN), maupun meminta tebusan uang (ransom); phising, atau penyebaran surat elektronik dengan tautan (attachment) berisi malware; DoS (denial of service), atau serangan yang mampu mencegahmu mengakses sebuah situs dengan cara mengganggu server agar down karena tidak bisa menampung berbagai permintaan akses termasuk permintaan akses darimu; man in the middle, atau serangan pengganggu di antara komunikasi dirimu dengan pengguna lain sehingga si man in the mmiddle ini mampu mengetahui informasi rahasiamu; dan cross-site scripting (XSS), atau memasukkan kode tertentu pada sebuah website untuk mengubah-ubah informasi dalam website tersebut termasuk mengubah data serta tampilannya.

Setelah kamu tahu ada apa saja bentuk-bentul cybercrime, mari cegah serangan penjahat siber dengan langkah-langkah berikut yang telah dirangkum dari INC.

Kenali Data Perusahaanmu

Data yang diserang oleh penjahat siber biasanya adalah data penting dan sensitif. Meski data lain bisa juga diserang. Data tersebut bisa digunakan, dimanipulasi, atau dijual kembali pada orang yang membutuhkan. Umumnya data yang diincar berupa informasi kartu kredit, data keuangan, dan data rahasia lain perusahaan. Jangan biarkan data perusahaanmu tidak memiliki pengamanan yang diperbarui secara berkala, misalnya setiap dua minggu atau setiap hari.

Hati-Hati dengan Internet dan Email

Bila ada pesan elektronik mencurigakan, memprovokasi, dan membuatmu sangat ingin membukanya atau mengunduhnya, tahan dulu keinginanmu. Sangat mungkin pesan itu malware berbahaya. Malware umumnya berasal dari sumber tidak jelas dan aneh. Sebuah email pun bisa seolah-olah berasal dari tim kerja di perusahaanmu. Selalu konfirmasi ulang sebelum membuka pesan-pesan tidak biasa yang berasal dari orang-orang terdekatmu, ya. Selain itu, hati-hati jika menggunakan Wi-Fi umum atau menyambungkan personal gadget yang terhubung dengan data perusahaan. Bisa jadi, di koneksi asing tersebut terdapat sumber dari segala macam kejahatan siber.

Serahkan pada Ahlinya

Pada saatnya, semua data penting perusahaanmu perlu dijaga oleh ahlinya. Jika perusahaanmu sudah cukup memerlukan perlindungan yang tidak bisa kamu lindungi sendiri melalui cara-cara di atas, memiliki ahli IT handal untuk menjaga privasimu merupakan salah satu pilihan terbaik.

 



*Dikutip dari berbagai  sumber.

  • view 22