Genggam Panggung Social Media dengan 5 Hukum Ini. Yuk Mulai Pendekatan!

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 06 September 2017
Genggam Panggung Social Media dengan 5 Hukum Ini. Yuk Mulai Pendekatan!

Social media adalah panggung drama terbesar yang tidak pernah berhenti beristirahat dari kumpulan orang-orang dengan buah pikiran dan tingkah laku menggelitik. Di panggung itu semua orang melakukan tiga hal, yaitu berinteraksi, melakukan jual beli, hingga mencari sensasi. Menariknya, tidak ada larangan untuk melakukan tindakan ketiganya secara bersamaan, di luar aturan yang ada di undang-undang abu-abu panggung social media ini. Susan Gunelius, dari Entrepreneur, memiliki cara-cara fundamental yang telah kami rangkum untuk bisa mendekati si pemilik panggung agar bisa melebarkan sayap bisnis melalui social media. Yuk disimak!

Fokus Melihat Situasi

Namanya juga panggung, semua orang bisa jungkir balik bersamaan meski ada beberapa orang yang tidak. Sebagai pemasar, kamu perlu lebih banyak melihat, mendengar, dan memperhatikan mereka yang sedang asyik di panggungnya masing-masing dari panggungmu. Akan lebih baik jika kamu bisa tetap fokus dan sabar memantau langsung dari panggungnya dengan merasakan apa yang mereka rasakan, memahami apa yang mereka inginkan satu per satu.

Konten yang Berpengaruh

Sebelum dan setelah melihat situasi, kamu perlu membuat perencanaan-perencanaan yang sesuai dengan situasi di panggung social media tersebut. Namun, jika hanya menyesuaikan dan mengikuti arus, panggungmu sendiri tidak akan mendapat lampu sorot dari pemilik panggung lain lho. Influence them! Minimal kamu bisa merilis konten meriah dan menggemparkan panggung-panggung lain. Sehingga mereka akan melahap cepat membagikan gagasanmu pada pengikutnya.

Kualitas daripada Kuantitas

Semua orang berbicara kuantitas dan kualitas adalah sebuah pilihan. Apakah kamu ingin mengejar jumlah atau kemampuan? Menurut Susan Gunelius, 1.000 orang akan lebih baik daripada 10.000 orang. Kualitas akan memiliki dampak yang lebih luas dibandingkan dengan kuantitas, jika kamu mampu berbicara dan berbagi dengan mereka mengenai segala hal yang akan bermanfaat bagi bisnis. Bukan berarti kamu harus membuang waktu atau terburu-buru dalam berinteraksi, ya. Terhubunglah dengan orang-orang yang memberikan perhatian pada produkmu dan tambahkan value positif pada lingkungan, sesuatu yang benar-benar masyarakat hari ini butuhkan.

Aksesibilitas

Jangan mempublikasikan konten produkmu lalu kemudian hilang pergi kembali ke gua persemedian. Keterjangkauan yang bisa diakses oleh pemilik panggung lain untukmu dapat menjadi celah untuk publikasi masif bagi pemilik panggung lainnya. Preverensi mereka bisa berubah dengan cepat jika kamu tidak memantaunya secara berkala. Mereka pun tidak akan berpikir dua kali untuk melihat panggung lain yang lebih ramai jika panggungmu tidak menampilkan sesuatu yang mengguncang dunia social media hanya karena kamu menghilang selama berminggu-minggu.

Timbal Balik

Pentingnya memantau dunia maya tempat pemilik atraksi berada, selain kamu lebih memahami situasi dengan berinteraksi, kamu akan menjadi bagian dari mereka. Ketika kamu membutuhkan mereka untuk melakukan sesuatu, misalnya dalam bentuk promosi, kamu perlu melakukan “hal yang sama” juga pada mereka sebagai bentuk timbal balik dan terima kasih. Hal yang sama tersebut tergantung kebutuhan mereka. Bukalah pembicaraan efektif agar pesanmu sampai. Paling utama dari semuanya adalah segera memulai dan jangan pernah berhenti, Inspirator!

 

  

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 440