Lindungi Bisnismu, Patenkan Hak Kekayaan Intelektualmu. Pentingkah?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 05 September 2017
Lindungi Bisnismu, Patenkan Hak Kekayaan Intelektualmu. Pentingkah?

Jika kamu memiliki sebuah mahakarya, kamu berhak mendapatkan perlindungan atas kepemilikan tersebut, minimal mendapat pengakuan tentang karyamu sendiri. Pengakuan tersebut di dunia bisnis dinamakan hak kekayaan intelektual (HKI). Dimulai dari pameran internasional di Vienna tahun 1873, hak kekayaan intelektual diberikan oleh suatu negara kepada seseorang dengan kreasi asli yang bisa dilindungi selama periode waktu tertentu tergantung kebutuhan perlindungan dari pemilik sebuah karya.

Bersamaan dengan itu, menurut Globomark.com terdapat dua klasifikasi populer HKI yang dilindungi oleh negara, yaitu hak cipta dan hak-hak terkait lainnya, serta hak kekayaan industri. Seluruh HKI yang dimiliki oleh seseorang tidak hanya memberi perlindungan melalui regulasi suatu negara terhadap dirinya, tetapi juga memperjelas hubungan antara pencipta atau pemilik HKI dengan pengguna serta perantaranya, sekaligus menjelaskan ruang lingkup perlindungan apa saja yang diberikan oleh negara pada waktu tertentu. Menurut Nuzulia Kumalasari, dalam Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum QISTI, terdapat tiga alasan mengapa HKI penting, berikut rangkumannya.

Melindungi Reputasi

Ketika sebuah ide menghasilkan sesuatu yang kreatif, inovatif, dan berbeda dari ide biasanya, reputasi seseorang atau produk dapat dengan cepat menjadi terkenal. Setiap orang yang telah melewati fase-fase membangun sebuah nama besar, semisal produk atau dirinya sendiri pasti memahami apa arti reputasi. Reputasi tidak bisa digapai dengan berjalan satu langkah saja lalu sampai, sob. Dibutuhkan ribuan langkah, minimal hingga kamu berkeringat, sampai reputasi yang kamu buat akhirnya disadari dan dihargai oleh banyak orang.

Budaya Mencipta dan Menemukan

Melindungi sesuatu yang memang pantas untuk dilindungi akan melahirkan sebuah kebiasaan baru, yaitu berlomba-lomba membuat sesuatu dan mencipta. Budaya mendukung kreator baru tanpa hujatan dan penghalang berupa “pembajakan yang tidak dihiraukan” akan menjaga semangat membuat mahakarya. Apalagi jika diberikan penghargaan tertinggi setelah bersusah payah, meskipun penghargaan tersebut bukan hanya dari badan resmi yaitu negara.

Hak Dasar

Para pemilik hak kekayaan intelektual yang telah bersusah payah mengabdikan dirinya pada pengetahuan, sastra, dan hiburan sangat layak untuk diberikan perlindungan atas HKI-nya, Inspirator. Kerja keras demi lahirnya karya tulis, karya seni, musik, dan keringat pengelolanya sudah menjadi hak alami bersamaan dengan keberadaan sebuah karya. Masa iya, sebuah berlian kamu sia-siakan?

 

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 39

  • Mochamad Syahrizal
    Mochamad Syahrizal
    1 bulan yang lalu.
    Kalau intellectual property harus ada bukti tertulis gak sih? seperti surat-surat resmi tertentu? atau HKI bisa didapatkan secara otomatis?

    • Lihat 1 Respon