Riset: Sebuah Logo Bisa Mempengaruhi Bisnis dan Penjualan. Seperti Apa?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 05 September 2017
Riset: Sebuah Logo Bisa Mempengaruhi Bisnis dan Penjualan. Seperti Apa?

Start-up pemula atau bisnis kelas menengah ke bawah sangat membutuhkan logo yang mampu meningkatkan reaksi konsumen agar bisa masuk ke dalam persaingan kelas satu di pasaran. Untuk itu, start-up yang kamu dirikan pun membutuhkan sebuah logo yang merepresentasikan produkmu. Menurut riset, yang dilakukan oleh Sabrina Bresciani dan Paolo Del Ponte dalam Journal of Brand Management, terdapat beberapa alasan mengapa logo perusahaan sangat berpengaruh bagi perkembangan bisnismu. Simak ya!

Diferensiasi

Ketika sebuah logo sudah melekat di benak semua orang, produk yang kamu usung akan lebih menarik perhatian dan mudah terima oleh calon konsumen. Apa yang akan terjadi jika semua produk di pasaran tidak berlogo? Tentunya, mereka tidak bisa melihat mana produk yang dirasa lebih baik dan lebih cocok digunakan untuk dirinya. Meski di awal pembuatan bisnis sebuah logo terlihat tak penting, kamu perlu membuat konsumen percaya pada produkmu, bukan? Logo pun menjadi salah satu pembeda mutlak antara produkmu dengan produk lain di pasar bisnis. Menurut Sabrina Bresciani dan Martin J. Eppler, logo yang menarik akan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap suatu produk, lho.

Makna

Sebuah produk bisa digambarkan oleh banyak logo. Hanya saja tidak semua logo memiliki makna yang dapat merepresentasikan produkmu dengan maksimal menggunakan semua nilai yang kamu anut di dalam start-up buatanmu. Logo yang kamu buat pun perlu terlihat familiar dan mudah dimengerti oleh banyak orang namun otentik serta berada dalam harmoni yang tidak dibuat-buat. Sebaiknya, sebuah logo memiliki keunikan yang dapat diterima oleh seluruh lapisan dan kelas masyarakat agar semua orang bisa dirangkul oleh gambar visual dari produkmu.

Bentuk

Menurutmu, bentuk logo seperti apa yang memudahakan dirimu untuk mengingat suatu produk? Bulat atau kotak? Berdasarkan penelitian Yinlong Zhang, yang berjudul The Impact of Self-Construal on Aesthetic Preference for Angular Versus Rounded Shapes, masing-masing budaya masyarakat memiliki preferensi logo yang berbeda-beda. Misalnya logo berbentuk angular atau garis bersiku di negara dengan orang-orang individualis akan lebih disukai dibandingkan dengan logo berbentuk lingkaran di negara dengan orang-orang yang masih menghargai komunitas.

Komposisi

Logo yang menarik akan menempel lebih lama di kepala pelanggan. Hanya saja bukan logo mewah dan berlebihan merepresentasikan dengan rinci produk di dalam kemasannya yang membuat sebuah logo bertahan lama di ingatan. Namun, menurut Sabrina Bresciani dan Paolo Del Ponte, logo yang lebih disukai oleh calon pelanggan adalah logo yang memiliki kesederhanaan karakteristik dan memiliki elemen berisi ikon atau nama produk dengan warna monokrom. Sebab, sebuah logo berbeda dengan desain kemasan yang membungkus isi produkmu. Kalau desain kemasan sudah ramai, ditambah dengan logo produkmu yang lebih ramai, akan terlewati begitu saja oleh calon pelangganmu. Ayo segera pikirkan desain logo seperti apa yang terbaik untuk produkmu?

 

 

  

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 38