Bangunkan Sikap Optimismu dengan Cara Ini. Psst! Cobalah di Awal Hari

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 04 September 2017
Bangunkan Sikap Optimismu dengan Cara Ini. Psst! Cobalah di Awal Hari

Bangun di pagi hari, pernahkah pagi membuatmu merasakan betapa banyak rencana menarik yang siap kamu selesaikan untuk hari itu? Namun rencana tersebut akhirnya hanya membuatmu pusing tujuh keliling dan mengurangi kesenangan-kesenangan positif pada kegiatanmu. Kamu overwhelmed, kewalahan sendiri, dengan rencana di sepanjang hari nanti. Padahal ia masih bertengger di pikiranmu, tetapi sudah bisa membuat semangat dan optimisme dirimu ingin kembali ke tempat tidur untuk terlelap kembali. Hey wake up! Simak dahulu empat cara untuk mengembalikan optimisme dalam dirimu berikut ini agar kamu siap menuntaskan segudang rencana kegiatanmu setiap hari, yang dirangkum dari NBC News dan Quora. 

Tanyakan Satu Hal

Mulai hari baik dengan satu prioritas. Tanyakan prioritas itu pada dirimu dan selesaikan terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan lain. Jangan biarkan pikiranmu mendahului apa yang belum dilakukan oleh tubuh. Bukankah ditikung oleh teman sendiri tidak pernah enak? Eaaaa. Pikiran yang tidak sejalan dengan tubuh pun hanya akan membiarkan distraksi mempermainkan fokusmu, sob.

Lihat Sisi Positifnya

Menurut Dr. Davidson, direktur Laboratory for Affective Neuroscience Universitas Wisconsin, cara kerja optimisme dirimu berawal dari aktivitas otak kiri masing-masing orang yang memiliki keterkaitan pada good mood. Meski begitu, kabar baiknya, otakmu bisa dilatih untuk melakukan aktivitas-aktivitas positif dengan memperluas cakrawala berpikirmu ketika menghadapi suatu hal. Lihat apa yang bisa kamu syukuri, daripada membesarkan masalah dan memberatkan pikiran pada hal yang belum bisa kamu lakukan saat ini juga. Toh belum tentu yang dipaksakan akan lebih baik, bukan?

Take a Break

Pesimisme dan optimisme bisa menyebar dengan cepat seperti virus-virus yang membandel. Sadarkah kamu bahwa lingkunganmu sangat membawa pengaruh bagi cara berpikirmu, entah itu selalu membuatmu pesimis atau optimis? Kamu bisa memilih, lho, melindungi dirimu dari racun-racun pesimisme atau memperkaya dirimu dengan lingkungan yang optimis. Misalnya dengan cuti beberapa hari dari berita di televisi yang hanya membuat pikiranmu menjadi liar dan mengubah emosimu tak jadi lebih baik. Remember, sometimes many things are deadly contagious!

Bonus: Catat Semuanya

Setelah bisa menjalani semua rencanamu dengan positif, ulangi lagi hal itu esok hari. Walaupun hari ini tidak dipenuhi pikiran-pikiran positif yang sempurna, dengan mencatat semua kesempurnaan dan ketidaksempurnaan dari kacamata positif dan negatif akan membantumu mengatasi sikap pesimismu di kemudian hari lho. Tanyakan lagi pada dirimu, apa yang selalu bisa membuatmu optimis dan pesimis? Temukan bagaimana cara optimisme itu datang? What fits you? Hanya kamu yang tahu.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 56