Selain Meminum Langsung, Apalagi yang Berbahaya dari Minuman Kaleng?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Kesehatan
dipublikasikan 31 Agustus 2017
Selain Meminum Langsung, Apalagi yang Berbahaya dari Minuman Kaleng?

Berbagai makanan dan minuman kemasan dibuat dengan berbagai bahan, bentuk, serta ukuran. Mulai dari kaleng berbentuk tabung hingga plastik tak berbentuk. Kemasan tersebut bisa mematikan untuk konsumen, terutama yang berbahan kaleng. Tak hanya berubah menjadi penyebab kematian bila terkontaminasi dan dikonsumsi langsung dari kemasannya, bahan-bahan tersebut berubah rasa dan kandungannya, lho, yang juga akan menyebabkan berbagai macam penyakit.

Sebuah Alternatif

Botol yang memiliki risiko tinggi dibandingkan kemasan lainnya adalah botol kaleng. Kaleng-kaleng tersebut tidak bisa dipastikan bagaimana hygiene-nya selama proses pemindahan dari pabrik ke retailer. Maka jika ingin tetap menikmati langsung dari kalengnya, sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu dengan sabun pembersih sampai kamu bisa pastikan itu benar-benar bersih. Meski kamu tidak bisa melihat kuman-kuman di kaleng tersebut sudah hilang atau belum, mungkin lebih baik jika kamu meminumnya melalui sedotan atau dari botol berbahan lain, Inspirator.

Menggunakan Tissue Belum Cukup

Membersihkan kaleng tersebut menggunakan tissue hanya akan menghilangkan debu-debu dari tempat penyimpanannya, lho, belum benar-benar steril. Gunakan tissue berdisinfektan untuk mengurangi kuman-kuman yang membandel di kaleng minumanmu. Itupun sebenarnya belum tentu pasti bisa membersihkan kaleng minumanmu sampai benar-benar bersih. Hmm.

Hindari Karat dan Gelembung

Botol-botol kaleng dari makanan dan minuman biasanya berbahan dasar alumunium, masih satu keluarga dengan besi yang bisa berkarat. Oleh karena itu, Thiobacillus thiooxidans, Thiobacillus ferroxidans, hingga Clostridium tetani, bakteri yang ada pada besi berkarat dan mampu menyebabkan penyakit berbahaya seperti tetanus. Tak bisa dibayangkan apa rasanya kalau kamu meminum minuman yang telah bercampur karat seperti karat pada besi bukan?

Setelah Kaleng Rusak

Isi makanan atau minuman dari kaleng yang rusak seperti penyok ringan pun berbahaya bagi tubuh. Sebab, bagian dalam kaleng dilapisi oleh cairan pelapis kaleng agar tidak bercampur dengan zat makanan atau minuman di dalamnya. Ketika kaleng tersebut mengalami kerusakan barang sedikit saja, pelapis tersebut ikut rusak dan membuat kaleng menjadi teroksidasi serta bercampur dengan isi kaleng. Hindari makan dan minum dari kaleng rusak, karena apa yang kamu akan konsumsi sudah bukan makanan dan minuman yang ingin kamu makan lagi, Inspirator.

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 55