Benar! Kalah atau Menang, yang Penting Senang! Begini Cara Bangkitnya

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 30 Agustus 2017
Benar! Kalah atau Menang, yang Penting Senang! Begini Cara Bangkitnya

Di ratusan ajang perlombaan, ratusan kali juga kita dipersiapkan untuk menang. Mungkin kita lupa tidak mempersiapkan diri untuk kalah juga. Lose isn’t our middle name. Sampai kapan pun kalah tidak menjadi target, jauh-jauh deh dari kata kalah. Meski keberpihakan Dewi Fortuna berhenti pada orang di sebelah kita dan kelelahan setelah usaha siang malam tidak terbayar lunas, ratusan ajang unjuk gigi kemampuan tidak berhenti ketika kita kalah kok. Move on! Berikut tips dan trik menjadikan dirimu lebih berarti di atas segala kekalahan yang membuatmu merasa sia-sia.

Pain is The Key

Menurut Brock Bastian, psikolog, ketika kita mengalami rasa sakit di dada, bukan karena sesak nafas saat terkena penyakit atau yang lainnya, akibat merasakan kekecewaan atau setelah melihat harga diri tercincang-cincang, sebenarnya saat itu kita sedang merasakan proses mendapatkan kebahagiaan yang sesungguhnya. Kita hanya perlu mengubah cara berpikir terhadap rasa sakit itu, mengubah ekspektasi berlebihan tanpa upaya kosong menjadi upaya maksimal tanpa pengharapan untuk mendapat bahagia. Deal with that discomfort, chin up!

It’s Okay Not to be OK

Yah, namanya juga sedang sedih dan kehilangan mood baik, kamu pasti tidak baik-baik saja dong. Tapi itu bagus, lho. Emosi negatif kita terkadang menjadi katalisator, yang membantu komponen-komponen dalam diri, untuk mempercepat penyelesaian suatu masalah. Namun selama ini banyak orang tidak mengetahui betapa hebatnya kuasa emosi negatif jika dikelola untuk hasil yang lebih positif. Semacam dendam yang membuatmu ingin membuktikan bahwa kamu bisa melakukan apa yang orang lain pikir kamu tidak bisa. Totally worth it!

Ingatkan Kembali Dirimu, Kamu Hebat!

Hanya karena kamu kalah satu kali hari ini, hal itu tidak mengubah realita bahwa dirimu pernah menang juga, kan? Merasa selalu kalah mungkin ada benarnya juga untuk bisa membangkitkan puncak energimu. Meski jika mengingat kekalahan akan membuat dirimu semakin lemah, tidak usah diingat. Do whatever you need to do agar semangatmu kembali meroket. Catat pada kertas bahwa kamu selalu hebat dan bisa lebih hebat lagi. Tempel reminder tersebut di tembok, tempat pertama kali pandangan matamu melihat sisi kamar ketika bangun tidur. Kamu bisa mendapatkan rasa percaya dirimu sekaligus merasa termotivasi saat itu juga. Keep smiling!

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 48