Bertemu Orang Baru? Ini 4 Tips agar First Impressionmu Beda dari Lainnya

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Psikologi
dipublikasikan 23 Agustus 2017
Bertemu Orang Baru? Ini 4 Tips agar First Impressionmu Beda dari Lainnya

Setiap pertemuan tidak ada yang abadi, begitu pun dengan perpisahan. Bukan berarti tiap-tiap pertemuan perlu dilewati tanpa persiapan karena akan berpisah juga pada akhirnya. Hilangkan sifat pesimismu itu, sob, kamu masih bisa membuat setiap pertemuan menjadi lebih bermakna dan memberi kesan mendalam serta tak terlupakan dari orang yang ingin kamu temui. Apapun jenis pertemuannya. Mungkin beberapa orang sangat cepat dalam memberikan penilaian atau mudah men-judge orang lain. Mengubah perspektifnya pun akan sangat sulit jika ia tipe orang yang memiliki pola pikir tertutup (fixed mind).  Namun, ada empat cara mudah berikut yang mungkin bisa berhasil kamu coba, menurut Eric Sherman dalam INC.

Riset Sederhana

Mencari tahu tentang lawan bicaramu saat pertemuan esok mutlak dilakukan sebelum bertemu. Riset tersebut sederhana saja, tidak harus rumit. Persiapkan konteks apa saja yang akan dibicarakan, siapa lawan bicaramu, dan pelajari batasan-batasan yang perlu kamu siapkan. Meski tidak harus berpanduan pada hal tertentu, buatlah percakapan tersebut mengalir seperti air mengalir dari hulu ke hilir tanpa hambatan, apalagi jika pertemuan esok hari amat penting bagimu. Jangan disia-siakan, alihkan perhatianmu sejenak pada orang yang akan kamu temui.

Senyuman Terbaik

Tidak ada orang yang membenci senyuman indah, tapi pasti mereka membenci senyum terpaksa dan senyum jahat seperti pada film-film psikopat. Jika kamu tidak bisa tersenyum, belajarlah untuk tersenyum di depan cermin. Bayangkan hal-hal indah dan rencana-rencana indah di pikiranmu saat memberikan senyuman terbaikmu untuk orang lain. Senyuman bukan hanya berlaku pada bibir, tetapi pada mata dan semua yang kamu tampilkan pada lawan bicaramu.

Eye-Contact dan Norma

Perhatikan mata lawan bicaramu dengan senyum indahmu yang telah kamu pelajari barusan. Tetapi perlu kamu pelajari juga kultur budaya orang tersebut, apakah bisa menerima tatapan mata indahmu? Cihuy! Pada beberapa norma budaya, hal ini sangat penting, lho. Orang-orang Arab, misalnya, atau pada norma budaya menatap mata orang yang lebih tua, bisa menjadi masalah di lain hari.

Ingat Hal Kecil

Sebuah hal kecil berbentuk perhatian pada lawan bicaramu akan memberi kesan tersendiri untuknya. Meski perhatian ini sangat kontekstual dan berbeda-beda pada tiap orang, tidak ada yang salah dengan jamuan perhatian bagi tamu, bukan? Anggaplah ia tamu terhormat. Berikan sambutan terbaikmu layaknya ia kerabat dekat. Ia akan merasa dihargai, lho. Ingat-ingat kembali apa kesukaannya, seleranya terhadap sesuatu, dan lainnya terkait pembicaraanmu.

 

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 18