Spons Cuci Piringmu Ternyata Penuh Bakteri! Rawat Pakai Cara Ini

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Kesehatan
dipublikasikan 18 Agustus 2017
Spons Cuci Piringmu Ternyata Penuh Bakteri! Rawat Pakai Cara Ini

Siapa yang tidak pernah melihat spons cuci piring? Benda berwarna kuning atau hijau yang sering bertengger di dapur ini sering dipakai untuk membersihkan peralatan makan dan minum. Ternyata, spons memiliki ratusan bakteri dengan berbagai spesies yang mampu memberikan penyakit pada orang-orang dengan imunitas tubuh lemah. Menurut Markus Egert, peneliti dari Universitas Furtwangen, terdapat sejumlah 362 spesies bakteri, diantaranya Chryseobacterium hominis, Moraxella osloensis ,salmonella, campylobacter, staphylococcus, listeria, pseudomonas, pokoknya bakteri yang cukup membuat penyakit, bisa berkembang biak pada spons di dapurmu loh!

Meski jumlah itu juga tergantung dengan makanan dan minuman yang dibersihkan oleh spons, munculnya bakteri akibat kelembaban mampu menghasilkan kepadatan bakteri hingga mencapai 54 miliar per sentimeter persegi jaringan spons. Bakteri pada spons yang dipakai dapat memberi penyakit melalui makanan (food bourne disease). Sebaiknya lebih berhati-hati dalam mempersiapkan peralatan makan dan minum bagi anak-anak balita, orang tua, atau orang yang memiliki penyakit atau gangguan kerentanan imun.

Kami telah merangkum beberapa cara untuk meminimalisasi spons berbakteri dan menghindari orang-orang kesayangan dari penyakit yang mengganggu produktivitas. Yuk disimak.

Bersihkan Secara Teratur

Hal yang satu ini sudah pasti. Seperti memandikan tubuh agar terhindar dari panu dan penyakit kulit lain, spons bekas pakai pada piring dan gelas yang kotor pun perlu dicuci sampai bersih setelah digunakan. Umumnya, kita membersihkan dengan menggunakan sabun pencuci piringnya agar sekali jalan semua bisa bersih. Tetapi ternyata hal tersebut belum cukup.

Beri Suhu Tinggi

Suhu tinggi mampu mematikan beberapa jenis bakteri secara langsung maupun tidak langsung. Beri air mendidih atau letakkan spons pada microwave selama dua menit bisa mengurangi jumlah bakteri, tetapi tidak sampai habis. Terlebih pada beberapa jenis bakteri tertentu, seperti E. coli dan salmonella, tidak sampai habis dimatikan. Bakteri itu pun bisa berkembang biak lebih banyak lagi.

Bleaching

Tidak hanya rambut ketika ingin diwarnai, spons yang kotor juga bisa dibersihkan hingga 99,9% dengan pemutih! Hal ini menjadi rekomendasi EPA atau environmental protection agency. Mencuci spons kesayangan kita dengan pemutih bisa dilakukan dengan merendamnya selama 10 hingga 30 detik. Hati-hati jika menggunakan pemutih atau zat lain yang bisa mengiritasi kulit kita, ya. Beri perlindungan juga pada kulit jemari tangan kita.

Simpan di Tempat Kering

Penting untuk selalu meletakkan spons setelah dipakai dan dibersihkan pada tempat kering yang juga sudah dipastikan bersih. Membiarkan spons lebih lama pada tempat lembab serta basah sama saja seperti memberikan tempat hidup bagi bakteri dan mikroba penyebab penyakit, Inspirator. Hindari, ya, menaruh spons pada area tertutup seperti ember maupun di bawah wastafel.

 

  

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 41