Bhinneka Tunggal Ika untuk Segalanya. Mengapa Berbeda Pendapat Itu Bagus?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Psikologi
dipublikasikan 14 Agustus 2017
Bhinneka Tunggal Ika untuk Segalanya. Mengapa Berbeda Pendapat Itu Bagus?

Unity in diversity, berbeda-beda tetapi tetap satu. Tidak seperti bangsa-bangsa lain, bangsa Indonesia sudah sangat familiar dengan perbedaan seperti perbedaan suku, ras, bahasa, budaya, dan mungkin agama. Tetapi, bercermin dari banyak kejadian penting terliput menjadi tajuk utama, bangsa kita belum terbiasa dengan perbedaan pendapat dan cara berpikir yang berbeda. Semua berawal dari perbedaan tersebut. Setuju? Mungkin iya, mungkin juga tidak.

Perbedaan yang ada sangat rentan menjadi pemecah kelompok menjadi banyak kotak-kotak. Terlepas dari “kotak-kotak” yang lain, masih terjadi kotak-kotak bukti segmentasi akibat perbedaan. Padahal dengan perbedaan, segalanya menjadi mudah dicapai bersama kemungkinan-kemungkinan yang tidak akan mematikan seluruhnya jika terjadi hal-hal buruk. Ibarat dompet dengan uang banyak di satu tempat, lalu dompet tersebut hilang. Akan lebih menguntungkan jika uang tersebut disebar pada banyak tempat. Sehingga saat terjadi kehilangan, seharusnya tidak berpengaruh pada apapun.

Menurut Susan Woods, Managing Partner dari Henderson Woods LLC, untuk mendapatkan kesatuan pendapat di tengah perbedaan yang ada, dibutuhkan keinginan dan kesempatan dari orang-orang yang bersangkutan. Keinginan tersebut berupa keinginan melihat sudut pandang alternatif lain untuk sebuah perspektif baru dan apa yang memotivasi orang tersebut untuk memiliki pemikiran berbeda. Misalnya, karena orang lain membutuhkan rasa hormat, pengakuan, kepercayaan, dan penghargaan.

Kesempatan pun perlu diberikan pada orang-orang dengan perbedaan di sekitarnya agar keragaman pendapat mampu menguatkan segalanya. Dengan adanya kesempatan sebuah kelompok bisa bekerja sama, berbagi informasi, memecahkan masalah dengan masukan dari banyak kepala. Hampir sering terjadi, analisis kognitif masing-masing orang pasti berbeda-beda. Menurut penelitian yang dilakukan oleh Anesa Diaz-Uda, keselarasan dalam perbedaan pendapat bisa mempercepat memulai operasionalisasi ide-ide, lho. Dalam konteks yang tepat, perbedaan itu sangat indah!

 

 

  

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 214