Ingin Bekerja Penuh Kesenangan? Mulai Berbisnis dari Hobi dengan 4 Langkah Ini

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 10 Agustus 2017
Ingin Bekerja Penuh Kesenangan? Mulai Berbisnis dari Hobi dengan 4 Langkah Ini

Hobimu, mainanmu. Ketika Kamu tertarik akan suatu hal sejak masa kanak-kanak, yang terbawa hingga sekarang, biasanya itu menjadi hobimu. Sebuah hobi memang tidak mudah dicari celahnya untuk bisa menjadi peluang bisnis. Tapi, bisnis tidak mengikat hanya pada proses jual beli barang saja, bukan? Seperti pada kegemaran membuat D.I.Y Project dari barang-barang di sekeliling rumah untuk dijadikan perabot unik homemade yang tidak ada di pasaran.

Darimana Memulainya?

Lingkup bisnis sederhana memang berawal dari jual-beli barang dan bicara untung-rugi. Sekarang tak hanya barang, melakukan sesuatu untuk orang lain dengan menawarkan jasa yang tidak bisa orang lain lakukan atau malas untuk ia lakukan, menjadi penyalur atau brooker, hingga berpartisipasi pada arus bisnis dengan membeli saham atau menjadi pemilik modal untuk dikembangkan oleh orang lain pun bisa menguntungkan, dan Kamu akan disebut sedang berbisnis. Bahkan, menurut Nancy Collamer, career coach dari MyLifestyleCareer.com, diawali dengan memberikan ilmu untuk orang lain melalui pengajaran, hingga hobi bike enthusiast yang memungkinkan seseorang bisa ikut memberikan tour bersepeda di kota-kota indah sangat menjamin pemasukan bagi dompet kita.

Membuat Rencana

Betul, bekerja dari hobi lebih asyik karena tanpa paksaan. Namun, bukan berarti Kamu tidak perlu mengambil langkah serius. Menurut Larry Alton, Independent Business Consultant, agar bisa menghasilkan uang dengan pekerjaan yang dimulai dari hobi sendiri, dan mungkin meninggalkan jenis-jenis pekerjaan membosankan, Kamu perlu merencanakan dari awal. Bagi kebanyakan orang, hobi yang menyenangkan cenderung mengeluarkan uang banyak, kan? Nah, untuk berbisnis dari hobi, uang yang banyak untuk kesenangan semata bisa dikembangkan lagi dari penghabisan uang menjadi langkah-langkah penghasil lebih banyak uang. Dimulai dari mengambil keuntungan sederhana: menjual untuk mendapatkan uang atau pergi menawarkan jasa dan menabung dari penghasilan awal tersebut.

Beredar di Komunitas

Orang lebih percaya untuk membeli sesuatu atau mau dibantu mengerjakan sesuatu ketika ia mengenal siapa penjual atau penyedia jasanya. Mereka yang sudah familiar dengan dirimu dan kegiatan bisnismu bisa menjadi titik penentu keberlangsungan bisnismu selanjutnya. People talks spread faster than wind blows, mereka bisa membicarakan bisnismu untuk di promosikan secara langsung maupun tidak langsung. Kerap kali straight promotion cenderung dihindari orang-orang. Maka, lakukan promosi perlahan dengan riset kebutuhan terlebih dahulu pada masing-masing komunitas yang kamu kenal. Ingat, PDKT untuk mendapatkan pujaan hati tidak bisa terburu-buru, begitupun dengan pendekatan ke banyak orang untuk mengedarkan versi terbaik bisnismu. It takes time to make a network. Jangan mudah menyerah, apalagi berhenti, karena kritik.

Anggap Sebagai Pekerjaan Tetap

Walaupun dijalani dengan kesenangan dan diawali dengan kata “hanya sambilan”, ketika Kamu serius dalam menjalani bisnis dari hobi, hal itu bisa mengubah jalan hidupmu, lho. Perusahaan besar yang terlihat sekarang memulai semuanya dari nol, seperti Kamu saat ini dengan hobimu. Maka, persiapkan segalanya dengan sungguh-sungguh, baca situasi industri terkait apa yang Kamu lakukan, pelajari lagi dasar-dasar kemampuan untuk bisa mendedikasikan diri lebih maksimal pada hobi agar bisa dibawa ke jenjang yang lebih rutin dan serius. Menyenangkan, bukan?

“A hobby you really enjoy can be an important part of choosing a career because your hobby is a window into what you love and value and do most naturally, which are all important components of a career where you’ll flourish.” – Phyllis Mufson, Career Coach

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 81