Kamu Butuh Budaya Perusahaanmu Sendiri! Ini 4 Cara Membuatnya

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 03 Agustus 2017
Kamu Butuh Budaya Perusahaanmu Sendiri! Ini 4 Cara Membuatnya

Budaya adalah suatu hal abstrak yang tidak bisa dilihat oleh mata, tetapi bisa dirasakan dan mempengaruhi kebahagiaan orang-orang yang berada dibawah kendalinya. Budaya perusahaan dianggap sebagai nilai tertulis maupun tidak tertulis tentang "cara kita melakukan sesuatu di wilayah ini" yang dianut oleh seluruh orang di wilayah kerja perusahaan tersebut. Budaya perusahaan berawal dari perilaku orang-orang di dalamnya, lho. Menurut David Finkel, penulis Scale: Seven Proven Principles to Grow Your Business and Get Your Life Back, terdapat empat tahapan bagaimana kita bisa membangun budaya perusahaan yang kita inginkan.

Tuliskan Visi yang Diinginkan dari Budaya Itu

Sebelum memiliki kebiasaan atau budaya yang baik di perusahaan, Kamu perlu tahu dahulu tentang alasanmu membangun kebiasaan baik ini untuk perusahaanmu. Catat apa keinginanmu setelah ada budaya itu, nilai-nilai apa saja yang ingin diinternalisasi pada seluruh pekerjamu, hingga nilai apa yang terlihat orang luar ketika ia bertandang ke perusahaanmu. Melihat visi yang utuh diperlukan banyak masukan dari orang lain di dalam tim selama beberapa waktu. Take your time to think about the culture.

Rayakan Perilaku yang Selaras

Penghargaan atas sesuatu tidak melulu karena kemenangan. Perubahan perilaku dari yang tidak sesuai dengan budaya perusahaan ke perilaku yang sesuai bisa menjadi sorotan perhatian untuk tim sukses kita. Langkah kecil berupa apresiasi itu bisa memperkuat nilai-nilai yang kita inginkan di perusahaan. Budaya perusahaan berawal dari akumulasi langkah-langkah kecil, Inspirator.

Bagikan Cerita dengan Makna

Kamu tidak hanya perlu menonjolkan apresiasi. Carilah kejadian kecil lain yang melambangkan nilai-nilai di perusahaanmu, terutama cerita untuk dimaknai kembali oleh seluruh pekerja. Tanyakan kepada orang yang melakukan kejadian kecil tersebut, tentang bagaimana perjalanannya dan apa yang dia pelajari, kemudian bagikan wawasan itu lagi dengan seluruh pekerja. Ajari juga pekerja dengan contoh konkret yang bisa dilakukan dan dilihat langsung oleh pekerja, untuk membuktikan kalau kita serius menginginkan budaya kerja tersebut terlaksana.

Memulai dari Awal

Membangun budaya perusahaan akan lebih mudah jika nilai-nilai yang disepakati ditanamkan lebih awal pada orang-orang baru. Penanaman nilai dimulai dari proses rekrutmen dan orientasi pekerja. Mulailah jelaskan nilai-nilai pada budaya perusahaan bukan hanya wacana tetapi sesuatu yang nyata. Jika ada pekerja yang tidak bisa menerima budaya perusahaanmu dan berjalan tidak beriringan, jangan ragu untuk menggantinya dengan orang yang lebih siap mengembangkan perusahaanmu sesuai dengan nilai-nilai tersebut. Mungkin terlihat kejam pada awalnya, tetapi cukup setimpal dengan perkembangan yang bisa dibawa ke masa depan.

 

 

*Dikutip dari Inc.

 

 

  • view 62