Tips untuk Penjual: Semakin Langka Suatu Barang, Semakin Dicari

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 01 Agustus 2017
Tips untuk Penjual: Semakin Langka Suatu Barang, Semakin Dicari

Benarkah kebutuhan barang akan semakin tinggi ketika barang yang dibutuhkan sulit dicari? Ketika mengingat kelangkaan barang, kita mengingat krisis ekonomi. Salah satu hukum ekonomi yang terkenal adalah hukum supply dan demand. Semakin sedikit suplai barang di antara kebutuhan pasar yang tinggi, harga barang tersebut cenderung meningkat.

Bagi pebisnis, kebutuhan akan krisis kelangkaan barang dapat menjadi strategi yang menguntungkan bisnis, lho. Bukan karena dianggap wajar bisa mengambil keuntungan lebih saat harga sedang tinggi. Kelangkaan barang-barang kebutuhan sehari-hari dan keinginan untuk membeli dalam jumlah yang banyak ini pernah diteliti oleh Stephen Worchel, Jerry Lee, dan Akanbi Adewole.

Mereka meneliti tentang minat beberapa orang pada kue dalam tiga toples. Dua buah toples berisi kue yang sama, toples ketiga berisi sedikit kue dengan jenis berbeda. Responden yang menjadi subjek penelitian lebih memilih mencoba kue pada toples ketiga. Kue tersebut dipikir lebih berharga dan menarik untuk dicoba. Manipulasi persepsi otak terjadi disitu. Kita otomatis berpikir kue pada toples ketiga lebih enak dan lebih diinginkan oleh orang lain sehingga tersisa sedikit, untuk itu kita tak segan ikut mencobanya juga.

Kondisi kue pada toples ketiga akan berbeda jika dua toples berisi kue identik tak sengaja jatuh dan menyisakan jumlah yang lebih sedikit dibandingkan toples ketiga. Dua toples pertama akan tetap terlihat biasa saja dibandingkan dengan toples ketiga. Hasil penelitian Stephen Worchel, Jerry Lee, dan Akanbi Adewole yang dilakukan pada tahun1975 tetap relevan hingga saat ini dan menjadi salah satu strategi pemasaran paling laku.

Starbucks, misalnya. Ketika muncul di Indonesia pada tahun 2002, tak butuh waktu lama bagi Starbucks untuk menjadi warung kopi kekinian untuk minum kopi yang relatif mahal di kalangan anak muda. Hingga seperti sekarang dengan belasan ribu cabang di seluruh dunia, Starbucks seringkali memberikan penawaran terbatas terbaik bagi para pecinta kopi. Berbagai produk tersebut mulai dari jenis kopi yang memiliki tampilan menarik untuk di update pada media sosial, hingga peralatan fancy untuk minum kopi.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

 

  • view 75