Buat Bisnismu Maknyuss Lagi! Ukur Performa Tim Marketing dengan Cara Ini

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 01 Agustus 2017
Buat Bisnismu Maknyuss Lagi! Ukur Performa Tim Marketing dengan Cara Ini

Usaha memasarkan bisnis lewat target yang spesifik sudah dilakukan, mengikuti tren terkini pun tidak luput dari pekerjaan tim pemasaran. Tapi, ada satu hal yang belum dilakukan, yaitu mengevaluasi kegiatan pemasaran. Siklus sederhana dari manajemen, berupa plan-do-check-action atau merencanakan-melakukan-mengecek kembali-melakukan, tidak lengkap tanpa ada siklus evaluasi. Menurut Romualdas Ginevicius, Peneliti dan Ekonom, evaluasi dilakukan untuk menganalisis peluang untuk perbaikan, termasuk memastikan efektivitas kinerja. Berikut dua langkah sederhananya, dikutip dari penelitian Romualdas Ginevicius yang berjudul Quantitative Evaluation of Enterprise Marketing Activities.

Menentukan Kriteria

Sebelum bisa mengevaluasi, ingat kembali, komponen bisnis kita terdiri dari beberapa aspek sistem. Membagi komponen menjadi beberapa bagian yang spesifik bisa mempermudah evaluasi per bagian. Bagian tersebut bisa ditentukan lagi dengan kriteria berdasarkan capaian kemajuan dan masalah yang ada, bisa dengan membuat KPI atau key performance indicator. Kriteria terbatas untuk bagian atau unit dalam bisnis bisa membuat proses evaluasi lebih rinci melihat berbagai angle.

Analisis Masalah

Bersamaan dengan pembagian kriteria, biasanya langsung terlintas masalah-masalah apa saja yang terjadi atau akan terjadi. Masalah adalah stimulus. Menurut Chai Lee Goi, masalah membuat banyak perusahaan sukses jika perusahaan tersebut mampu merespon stimulus tersebut melalui peningkatan kualitas produk atau jasa.

Analisis masalah dilakukan dengan berbagai cara, melalui analisis tiga elemen, seperti klien, pesaing, dan perusahaan; empat elemen, seperti produk, harga, promosi dan tempat; tujuh elemen, empat hal tersebut ditambah orang, proses dan sifat fisik yang sudah disebutkan. Selain itu, terdapat model lima elemen, berdasarkan nilai, realisasi, volume, variasi, dan efektivitas. Seluruh elemen bisa kita gunakan dalam proses evaluasi.

Keduanya terlihat sederhana, tetapi semakin lama menunda evaluasi, semakin banyak pula yang akan dibahas untuk dikerjakan. Aktivitas marketing perusahaan pun membutuhkan evaluasi paling akurat untuk menghindari masalah-masalah di kemudian hari. Sehingga, membuat kriteria dengan struktur hierarki sesuai kebutuhan perusahaan dan menganalisisnya menjadi tahapan penyelesaian masalah yang mampu diatasi oleh perusahaan akan memunculkan strategi baru setelah tahapan evaluasi selesai.

 

  • view 71