Bijaklah Sebelum Berhenti Bekerja

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 28 Juli 2017
Bijaklah Sebelum Berhenti Bekerja

Kemarin, Kamu baru saja disakiti oleh rasa takut. Sebagian rasa takut itu sudah memaksamu untuk menghentikan produktivitas diri yang sebenarnya masih memiliki gelora bekerja pada orang lain. Tuntutan rasa takut akan tidak adanya jaminan yang sama ketika Kamu memulai bisnismu sendiri terngiang-ngiang di kepala. Seandainya Kamu berhenti bekerja dalam waktu dekat, pastikan terlebih dahulu, adakah celah yang jelas untuk mengisi kekosongan kerja nanti?

Jangan Berhenti Walau Sangat Ingin

Ini bukan bagian dari psikologi terbalik, lho. Ketika keinginanmu tercapai dengan rencana bisnis sudah berjalan 20% dan Kamu pun sudah berhenti dari pekerjaanmu sebelumnya, Kamu sangat rentan untuk berhenti kembali dari kegiatan apapun yang sedang dilakukan. Menurut Michael Joseph, Co-Founder dari InvitedHome, Keinginan untuk berhenti, minimal satu kali sehari, selalu menjadi iming-iming semu jika Kamu tidak siap menghadapi peluang apa saja yang ada di depan matamu.

Tentukan Batasan

Tidak perlu menunggu ruang gerak untuk menjadi terbatas, tentukan sendiri batasan itu sebelum ia membatasi dirimu. Menurut Damon Brown, penulis buku The Bite-Sized Entrepreneur, membatasi sebelum terbatasi akan memperkecil peluang kita menyerah terlalu cepat dan melakukan hal-hal di luar kendali karena situasi sedang panas. Caranya, mulai segala sesuatunya dari kata “Bagaimana Jika”. Bagaimana jika saya tidak berhenti, apa yang akan saya dapat esok hari? Kenali pemicu apa yang membuatmu mengambil keputusan untuk menyerah, kelola pemicu-pemicu tersebut.

Self-ask

Setelah mampu bertanya pada diri sendiri sejauh mana kita dapat bertahan maupun tidak, tanyalah kembali, apa pencapaian kesuksesanmu? Kira-kira, adakah keinginan untuk mengakhiri kesulitan atau tantangan sekarang ini dengan bahagia? Jika Kamu tahu tujuanmu sendiri, maka akan lebih mungkin mengenali dan merayakan kemajuan atas semua perjalananmu dalam berbisnis. Selain itu, menurut Damon Brown, akan lebih mudah membuat keputusan cerdas karena Kamu sudah pernah memikirkan keputusan-keputusan sejenis sebelumnya.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

 

  • view 45