Cerita di Balik Kutipan

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 20 Juli 2017
Cerita di Balik Kutipan


Perubahan dan pengaruh sosial. Dua hal tersebut muncul sebagai alasan mengapa lingkungan bisa mempengaruhi perilaku dan kepribadian seseorang. Keduanya pun sering menjadi objek penelitian, terutama tentang rasa malas. Sebuah studi tentang pengaruh sosial berupa rasa malas yang menular ditemukan oleh beberapa peneliti dari Prancis, yaitu Jean Daunizeau. Malas untuk berubah bisa terjadi karena lingkungan. Tetapi, apa yang kita jalani dalam hidup kita seutuhnya milik kita, termasuk tanggung jawab atas kejadian esok hari. Malas untuk berubah bisa jadi kita rasakan ketika sebetulnya kita tak tahu harus melakukan apa, tak tahu juga bencana apa yang akan terjadi nantinya. Ya, nggak?

Niat untuk berubah tak bisa ditahan lagi ketika hasrat dalam diri sudah ingin untuk melakukan hijrah, atau memperbaiki diri untuk bisa sampai pada kondisi selanjutnya yang lebih baik. Mengatakan “ya” untuk perubahan pun akan sama dengan mengatakan “tidak” pada stagnansi yang itu-itu saja. Setidaknya ada batasan dari dalam diri kita akan suatu hal, tak semua hal yang membatasi kita itu buruk, lho. Membatasi jarak dengan hubungan yang tak sehat dengan orang lain, misalnya, akan membuat segalanya jadi lebih baik. Jika tidak dibatasi, mungkin hasil yang terjadi “pada waktunya nanti” akan berada pada posisi terendahnya tanpa bisa diperbaiki kembali. Tapi, itu juga yang menjadi pertanyaan, bisakah sekarang kita melepaskan genggaman itu sedikit sebelum waktunya benar-benar habis, nanti?




Masih bicara tentang perubahan. Lingkungan telah memiliki energinya sendiri. Begitu juga ketika kita ingin memperbaiki diri, energi positif dari lingkungan perlu dicuri sebentar untuk membakar semangat dalam diri. Bila di sekeliling hanya ada energi negatif, seraplah juga. Tiap-tiap energi biasanya baik, tergantung siapa yang mengelola. Percaya kan, kalau niat baik kita untuk berubah sudah siap merangkul energi-energi negatif itu untuk menjadi pembakar semangat? Perubahan pada diri kita dari yang biasa-biasa saja ke sesuatu yang luar biasa pasti memerlukan energi. Kuatkan dirimu!



  • view 76