Prinsip Pemasaran Ini Mampu Membuatmu Jago Mengelola Konsumen

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 18 Juli 2017
Prinsip Pemasaran Ini Mampu Membuatmu Jago Mengelola Konsumen

Konsumen atau pembeli bukan benda mati yang bisa dibawa kemana-mana dengan mudah tanpa dimintai persetujuannya. Bagi pemilik bisnis, konsumen adalah aset berharga, lebih berharga daripada produk, branding, bahkan tim yang solid. Olehnya, engagement terhadap konsumen dibutuhkan agar bisnis mencapai stabilitas selamanya bisnis tersebut berdiri.

Di era digital ini, menarik engagement konsumen bisa lebih mudah karena ada media sosial. Tetapi media sosial belum tentu menjamin hubungan personal antara perusahaan dan konsumen lebih baik jika tidak digunakan dengan maksimal. Tak hanya melalui pendekatan personal tiap orang, dengan menyapa namanya dalam pesan-pesan balasan perusahaan dengan email pribadi maupun media sosial lain pada konsumen tersebut misalnya, pendekatan dengan mengetahui keunggulan produk perusahaan kita yang sampai kepada konsumen, hingga preferensi dan riwayat penggunaan produk kita ke banyak orang bisa menjadi salah satu strategi yang mengena pada diri konsumen.

Preferensi dari konsumen terhadap produk perusahaan kita biasanya berasal dari apa yang ia lakukan, seperti pekerjaannya. Terlebih, dengan mendekati konsumen berdasarkan pola komunikasi berbasis perilaku di masing-masing kondisi sosial-demografi mereka, mereka akan merasa lebih dekat dengan perusahaan. Kondisi demografi, yaitu pekerjaan, status pernikahan, usia, yang diperdalam dengan kebiasaan konsumen dalam berperilaku bisa membuat konsumen tersebut menjadi target produk-produk yang memang perusahaan kita sediakan, dimana pun mereka berada.

Keterlibatan ideal dari konsumen terhadap produk kita terlihat dari adanya kesinambungan. Semakin banyak waktu yang perusahaan gunakan untuk percakapan dengan konsumen, semakin banyak diketahui hal-hal terkait pelanggan dan produk kita yang ia gunakan, semakin dalam juga hubungan perusahaan dan konsumen dapat tumbuh. Menggunakan jalur asuhan konsumen yang cerdas, menurut Marketo, pesan pemasaran harus berjalan dengan cara yang logis sehingga menciptakan interaksi agar konsumen kita memutuskan untuk membeli.  

Setelah pendekatan dengan konsumen kita berjalan lancar, ukuran kelancaran tersebut perlu jelas tolak ukurnya, seperti ada atau tidaknya dampak pemasaran yang kita lakukan dengan pendekatan-pendekatan tersebut di berbagai kesempatan. Adanya kesempatan tersebut bisa digunakan sebagai salah satu metode pemasaran sekaligus research yang akhirnya bisa menjadi perencanaan bagi tim pemasaran di perusahaan kita. Research-perencanaan-lakukan sesuatu-research lagi terus menerus mengikuti perkembangan zaman.
 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

 

  • view 79