Sukses Melawan Tekanan, Sukses Juga dalam Hidup. Yuk Intip 4 Kiat Ini

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 05 Juli 2017
Sukses Melawan Tekanan, Sukses Juga dalam Hidup. Yuk Intip 4 Kiat Ini

Tetap tenang saat berada dalam tekanan tidak mudah untuk dilakukan. Ketika berhasil menghadapi tekanan dengan ketenangan, orang lain di sekitar kita yang panik dan bereaksi berlebihan setelah diberi tekanan oleh lingkungan pun membuat kita bisa terpengaruh terbawa suasana.

Tekanan dalam hidup kita sehari-hari mungkin tak separah tekanan yang ada di depan mata para penjinak bom. Tapi, kok kita tetap saja bereaksi yang macam-macam saat ditekan dengan masalah bertubi-tubi? Berikut ada beberapa cara sederhana yang bisa kita semua lakukan untuk mengelola tekanan-tekanan dalam hidup kita.

Lakukan Penilaian Ancaman

Dalam hidup selalu ada yang tidak beres, dari situ kita bisa melihat betapa sempurnanya hidup di depan kita. Namun, pemikiran yang liar dan perasaan tidak nyaman saat terjadi tekanan membuat kita sering bertanya-tanya “Bagaimana jika X terjadi? Bagaimana jika Y terjadi? Bagaimana jika? Bagaimana jika? Bagaimana jika?". Kekhawatiran tersebut sebetulnya memang membuat suasana makin terasa stressful. Tetapi, dengan menganalisis apa yang bisa terjadi berdasarkan pengalaman kasus, menurut Eric Barker, bisa membuat kita mencegah hal itu terjadi, asalkan kita tidak panik.

Fokus pada Hal Selanjutnya yang Bisa Terkontrol

Pencegahan atas hal-hal yang tidak bisa kita kontrol akan useless, sob. Lebih parahnya, kalau kita tidak bisa mengendalikannya penyebab stress itu akan menekan kita lebih gila lagi. Realistis saja. Choose happy.  Lihat sisi baiknya untuk menjadi strategi baru yang hanya bisa dilakukan olehmu, bukan oleh orang lain, sob. Buka lembaran kusut di depan mata dengan optimisme "Aku masih hidup dan napas. Jadi, semua akan baik-baik saja. Sekarang apa lagi yang kumiliki untuk menyelesaikan ini?".

Kelola Kesadaran Emosional Diri

Orang yang panik seringkali memunculkan emosi negatif yang merusak diri serta menyalahkan kepanikannya. Padahal semua kepanikan itu berasal dari diri kita sendiri, kan? Menurut Bruna Martinuzzi, Untuk mengelola emosi negatif yang membuat diri kita lelah tanpa menyelesaikan masalah, kita perlu mengetahui hot button diri sendiri terhadap situasi tertentu seperti apa yang bisa membuat kita mengeluarkan emosi-emosi negatif yang ada. Sadari kemampuan diri sendiri, sob.

Get Pen Then Pray

Tak hanya berbicara dengan orang terdekat, banyak studi menyebutkan bahwa ketika berada dalam tekanan, menulis selalu menjadi cara melepaskan penat yang melanda. Ketika menulis dengan pena maupun menulis di blog dirasa tidak memungkinkan, gunakan aplikasi, seperti The Worry Box, bisa membantu kita mengeluarkan uneg-uneg itu. Namun, jangan pernah lupa kekuatan doa, sob. Dia Yang Maha Agung bisa memberi jalan keluar atas permasalahan kita, yang kita butuhkan hanyalah berdoa dan mencari ketenangan agar bisa melihat “jalan” itu.

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 88