Atasi Bosan di Tempat Kerja Setelah Libur Panjang: Buat Playlist-mu Sendiri

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 04 Juli 2017
Atasi Bosan di Tempat Kerja Setelah Libur Panjang: Buat Playlist-mu Sendiri

Liburan panjang sudah pergi dari hadapan kita. Hari libur dengan kebebasan tanpa tekanan berhari-hari bisa datang lagi pada waktunya, sih. Tapi masih lama banget, deh, rasanya. Beraktivitas jadi setengah-setengah karena merasa terlalu cepat kembali ke rutinitas. Kita pun lebih cepat bosan walaupun banyak tugas-tugas yang menanti untuk disinggahi.

Tenang, sob, siapkan playlist kesayangan untuk menemanimu! Playlist musik bisa merangsang produksi dopamin di otak kita, lho. Efek magis musik membuat otak kita tertipu sementara agar merasa apa yang telah kita capai lebih dari yang sebenarnya kita miliki.

Mendengarkan banyak musik cocok untuk relaksasi yang luar biasa pada pikiran dan tubuh kita. Terutama ketika kita belum bisa menerima kenyataan di depan mata karena liburan. Menurut Jane Collingwood, jenis musik yang cocok bagi kita dapat memiliki efek menguntungkan pada fungsi fisiologis, memperlambat denyut nadi serta detak jantung, menurunkan tekanan darah, dan menurunkan kadar hormon stres.

Daftar putar yang menarik, menurut Julie Compton, bisa mengembalikan passion kita untuk semangat bekerja kembali, lho, saat menghadapi jetlag antara waktu liburan dan waktu masuk kerja. Jenis musik yang kita dengar bisa mempengaruhi produktivitas kita dalam melakukan pekerjaan, tetapi, tergantung pada seberapa sulit atau biasa tugas itu. Menurut Chris Bailey, dalam sebulan kita perlu mencari referensi musik favorit dengan mengelompokkannya seperti berikut:

Minggu pertama: Musik instrumental

Minggu kedua: Slow jams

Minggu ketiga: Musik pop

Minggu keempat: Musik rock

Minggu kelima: Tidak ada musik

Kelompok playlist tersebut bisa dibah sesuai dengan mood kita juga membantu fokus kita agar benar-benar produktif, sob. Cara menciptakan soundtrack produktivitas terbaik untuk kita, dari rekomendasi Chris Bailey, adalah dengan melakukan eksperimen pada diri kita sendiri. Seberapa sulitkah pekerjaan yang ada? Lagu apa yang menambah energi dan yang mengalihkan perhatian kita? Berapa banyak yang bisa kita capai saat mendengarkan musik vs saat kita tidak mendengarkannya?

Oleh karena itu, jenis musik yang kita dengarkan harus mendukung pekerjaan yang kita lakukan, bukan menghambat. Sehingga, dalam keadaan sulit move on di tempat kerja dari waktu liburan, konsentrasi kita bisa tetap prima. Mendengarkan musik sebelum bekerja atau sedang istirahat bisa membuat semangat kita joss lagi.

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 65