Kamu Memimpin Pekerjamu? 4 Hal Ini Penting untuk Kamu Lakukan

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 01 Juli 2017
Kamu Memimpin Pekerjamu? 4 Hal Ini Penting untuk Kamu Lakukan

Beberapa abad yang lalu, pekerja dan sebuah pemilik tempat kerja seperti berada pada kasta yang berbeda. Pekerja tak dianggap sebagaimana manusia pada umumnya. Budak, atau hamba istilah yang dipakai pada saat itu, diperlakukan semena-mena. Pikir pemilik tempat kerja saat itu, “Ah, dia sudah kubayar, kubeli. Jadi bebas saja kupakai tenaganya”. Sampai pada satu waktu, ajal datang menjemput pekerja tersebut karena perlakuan bebas si Boss tempat kerja. Pekerja dijajah sampai mati.  

Zaman sudah berganti, perlakuan otoriter pemilik kerja masih saja ada yang urakan. Namun, seiring dengan perkembangan teknologi dan lebih cerdasnya masyarakat, boss yang over authority di tempat kerja perlu berani melawan ratusan ribu massa, dari dunia maya maupun dunia nyata jika melakukan tindakan sewenang-wenang hari ini. Pengaruh satu sikap yang berujung pada perilaku tertentu seseorang bisa memiliki pengaruh lebih dahsyat, sob.

Menghormati Pekerjamu

Menurut Cheryl Bachelder, salah satu kunci budaya kepemimpinan saat ini seorang pemimpin dituntut untuk memilih keputusan sadar demi menciptakan tempat kerja baru dengan langkah-langkah yang ketat di tempat kerja. Di mana pekerjanya diperlakukan dengan hormat dan bermartabat, juga ditantang untuk tampil pada kemampuan tertingginya. Dengan begitu, kolaborasi antar sumber daya yang ada di tempat kerja terbangun dan bertahan lama.

Mendengarkan Lebih Banyak, Sedikit Bicara

Menurut Marcel Schwantes, pemimpin yang cerdas ingin tahu apa pendapat pekerjanya. Mereka ingin tahu apa yang kita pikirkan dengan mendengarkan dengan saksama. Walaupun bagi banyak orang mendengarkan adalah hal yang sulit, keterampilan mendengarkan aktif yang sering terlupakan ini memungkinkan pekerja kita menjadi bagian dari percakapan atasan-bawahan, lho. Bahkan di berbagai macam percakapan.

Mendapat Feedback tentang Kepemimpinannya

Seorang pemimpin besar tidak hanya menempatkan orang-orang dalam satu kelompok bersama, membuat sebuah program, dan meninggalkan hasil kerjanya. Tetapi ia terus meminta masukan dari pekerjanya tentang hal apa yang telah berhasil dan mana yang sejauh ini tidak berhasil.

Membangun Kepercayaan yang Mengarah pada Hasil Bisnis

Kepercayaan semua orang penting untuk menopang bisnis. Stephen M.R. Covey, penulis buku The Speed ​​of Trust, menyoroti kepercayaan dalam perilaku kepemimpinan dengan menyarankan para pemimpin perusahaan untuk mempraktikkan akuntabilitas, menciptakan transparansi, menghadapi kenyataan, mengklarifikasi ekspektasi, mendengarkan dulu, lalu menarik kesimpulan dari orang-orang di sekitarnya. Sehingga, bisnis pun makin lancar, kita pun menjadi pemimpin yang menyenangkan dan diapresiasi oleh pekerja.

 

 

*Dikutip dari inc.

  • view 71