Hei, Para Pebisnis! Pelanggannya Bukan Kamu, tapi Dia

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 20 Juni 2017
Hei, Para Pebisnis! Pelanggannya Bukan Kamu, tapi Dia

Seorang entrepreneur sejati memiliki target di kepalanya untuk melakukan sesuatu demi sebuah perubahan besar. Value atau nilai yang ia yakini mampu merubah hidup banyak orang untuk menjadi lebih baik, salah satunya dengan memenuhi kebutuhan sebanyak-banyaknya orang. Ketika seorang entrepreneur memahami tujuannya berwirausaha, ia akan berinovasi serta berpikir lebih jauh dari kebanyakan orang.

Ada momen tertentu dimana orang lain, atau calon pelanggan, menjadi subjek “mata-mata” seorang pebisnis hanya untuk mencari apa permasalahan yang sedang dihadapi oleh orang banyak dan bagaimana ia bisa mencarikan solusi dari masalah tersebut. Menurut Jeffrey Phillips, tantangan dari hal tersebut adalah biasanya solusi yang seorang pebisnis temukan tidak dilihat oleh orang banyak, atau bisa dibilang value seorang entrepreneur tersebut masih belum bisa dipahami manfaatnya oleh orang lain.

Selain tak terlihat manfaat, orang lain yang bertindak sebagai pelanggan bisa takut untuk menggunakan ide buatan kita karena terlalu nyaman dengan kebiasaannya selama ini dan tidak bisa berpisah dengan kebiasaan lamanya. Walau tantangan tersebut selalu ada, selalu  mengamati kebutuhan calon pelanggan kita akan menyempurnakan ide orang lain yang belum sempurna. Mendengarkan dengan saksama tak hanya dengan telinga bisa menjadi salah satu fleksibilitas bisnis kita, sob, untuk menjadi penyempurna.

Ibarat kata tikus dan perangkapnya, pebisnis adalah perangkap yang “menangkap” tikus untuk membeli gagasan yang seorang pebisnis tawarkan. Pebisnis perlu membayangkan ribuan cara efektif untuk membuat tikus-tikus tersebut memakan umpan yang diberikan, terutama yang lebih jelas manfaatnya, lebih efektif, efisien, dan lebih murah untuk menyelesaikan permasalahan si “tikus”. Era teknologi saat ini bisa membantu perangkap tikus melebarkan tangkapannya.

Era teknologi saat ini selain bisa menjadi alat terbaik untuk mempermudah penyampaian value seorang entrepreneur, teknologi bisa juga menjadi boomerang bagi pebisnis. Kecepatan selera pelanggan dapat berubah seiring perubahan teknologi. Sehingga, penting juga bagi kita untuk melihat bagaimana pelanggan "biasa" memahami dan memprioritaskan kebutuhannya, serta selalu terbuka terhadap solusi dan model bisnis yang bergeser sesuai kebutuhan pasar.

 

 

*Dikutip dari Inc.

Dilihat 35