Tekanan dan Hutang Bisa Membuat Bisnis Kita Membaik 360 Derajat, Bagaimana Bisa?

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 20 Juni 2017
Tekanan dan Hutang Bisa Membuat Bisnis Kita Membaik 360 Derajat, Bagaimana Bisa?

Orang-orang lari dan menjauh jika mendengar kata hutang, penagih hutang, dan sejenisnya. Tak terkecuali seorang pebisnis. Memang selama ini gambaran yang muncul oleh kata hutang selalu membayangi kita dengan hal menyeramkan dan hanya enak sesaat. Menurut stigma yang ada di masyarakat juga hutang adalah sesuatu yang buruk. Namun, hal ini bisa menjadi keuntungan tersendiri jika kita bisa pandai mengelolanya, dan yang belum kita sadari, menurut Leslie Tayne, hutang bisa membuat bisnis seseorang berkembang, lho.

Tumbuh lebih cepat

Hutang yang kita ambil dari seseorang atau sebuah lembaga bisa mengembangkan bisnis kita menjadi lebih untung, jika kita bisa melihat peluang dan tidak menyia-nyiakan hasil pinjaman tersebut. Efektifkan produk yang kita buat dengan hasil hutang yang sudah ada di depan mata. Namun, sebaiknya sebelum membuat keputusan untuk berhutang, secara finansial misalnya, pertimbangkan untuk berbicara dengan pengacara hutang atau perencana keuangan agar bisa mempertimbangkan pilihan terbaik.

Tetap memiliki status kepemilikan bisnis

Bisnis yang berkembang pesat, menurut Leslie Tayne, membutuhkan suntikan dana ekstra untuk tetap berjalan lancar. Daripada menjual sebagian besar saham perusahaan, mengambil pinjaman atau hutang bisa mempertahankan status kepemilikan penuh bisnis kita. Sehingga setiap keuntungan yang ada bisa kita miliki seutuhnya, setelah dipotong dengan hutang pokok dan bunga. Tentunya keuntungan tersebut bisa diputar lagi untuk kegiatan bisnis menguntungkan lainnya, sob. Tak perlu dibagi lagi dengan pemodal lain yang memiliki beberapa persen saham perusahaan kita.

Meningkatkan batas pengeluaran

Ketika kita memutuskan untuk mengambil pinjaman untuk bisnis yang sedang dikembangkan, lembaga pemberi pinjaman mempercayai kita untuk memakai dan melunasi apa yang kita hutangkan tersebut. Jika kita bertanggung jawab dengan membayar kredit tepat waktu, kita bisa meningkatkan kelayakan kredit bisnis atau nilai kredit bisnis. Kebiasaan kredit pintar dapat meningkatkan batas pengeluaran kita secara keseluruhan, menurunkan tingkat suku bunga di masa depan, dan membantu kita memperoleh persyaratan pinjaman lain yang lebih baik. Sehingga, arus sumber daya bisnis kita akan lebih lancar, terutama sumber daya uang.

Pembelajaran tentang bisnis dan hutang bisa membawa kita pada sesuatu yang mungkin saat pertama kali amat berat. Tekanan dimana-mana. Stress kronis bisa menggelantungi orang-orang yang sedang belajar mengelola bisnis juga sedang berhutang. Tapi tak perlu khawatir, sob, menurut Daniela Kaufer, stres atau tekanan pada hidup bisa membuat hidup kita melompat ke tingkat selanjutnya karena munculnya kekuatan yang lebih baik pada kewaspadaan, perilaku, dan kinerja kognitif kita. Seiring dengan adanya tekanan, pengelolaan bisnis kita bisa kita atur semaksimal mungkin dengan kondisi high alert tersebut menjadi bahan bakar kesuksesannya.

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 34