Kemah Ceria Tanpa Bikin Dompet Bolong? Bisa kok! Ini 8 Tips dan Triknya

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 19 Juni 2017
Kemah Ceria Tanpa Bikin Dompet Bolong? Bisa kok! Ini 8 Tips dan Triknya

Berkemah di gunung atau puncak bukit memiliki pesona sendiri bagi para pecinta alam. Alternatif paling masuk akal untuk melepas penat dari debu dan asap kendaraan di hari kerja bukan mall atau coffee shop, tapi hamparan padang rumput di ketinggian ribuan mbpl dari titik terendah daratan. Bergantung dengan waktu luang yang sedikit serta tak cukup banyak budget untuk sering-sering melakukan camping ceria, berikut 22 tips dan trik dari Julie Hills buat kamu yang bosan dengan ac dingin tempat belanja.

Survei biaya perkemahan

Camping di hutan yang jauh dari rumah tentu akan memakan biaya lebih banyak dibandingkan dengan di tempat camping yang masih satu wilayah, atau satu pulau, misalnya. Check and re-check dari jauh-jauh hari terlebih dahulu, sob, agar bisa memperkirakan biaya akomodasi serta transportasi ke tempat tujuan yang paling aman dan murah.

Menyewa, membeli, atau meminjam?

Peralatan camping atau hiking pasti tak murah. Buat kamu yang berniat untuk sering camping karena sudah hobi dan passionnya itu, membeli peralatan yang dibutuhkan bisa menjadi pilihan terbaik. Tapi, akan lebih baik lagi jika membeli brand terpercaya untuk tenda, sleeping bags, maupun peralatan memasak saat sedang diskon. Kalau tidak sering-sering, bisa sewa saja atau meminjam pada teman yang hobi naik gunung juga bisa, kok, untuk mengurangi pengeluaran.

Bawa peralatan rumahan

Gunakan peralatan umum dari rumah daripada membeli versi khusus berkemah, terutama yang portable. Akan lebih murah jika kita menyulap barang-baran yang sebenarnya masih bisa digunakan untuk camping, tanpa membeli. Asyik kan?

Ajak banyak teman

Teman yang memiliki interest sama dengan kita yaitu ingin sering liburan tanpa memakan banyak biaya dan tak hanya ingin pergi ke tempat yang itu-itu saja amat menyenangkan jadi teman camping ceria kita, sob. Makin banyak teman, makin banyak biaya konsumsi, gas, dan akomodasi yang bisa dibagi. Sehingga pengeluaran kita makin minim.

Rencanakan makan dan minum

Di puncak gunung tentu tidak ada warung makan fancy seperti di mall, sob. Daripada berharap berlebihan, kita perlu rencanakan ingin makan dan minum apa saja nanti ketika berada di puncak gunung. Bawa bumbu-bumbu dan racikan yang dibutuhkan agar saat waktu makan nanti tetap nikmat. Kalau bisa, sudah persiapkan setengah matang dari rumah lebih baik, jika memungkinkan.

Ganti menu makanan yang sulit

Makan dan minum adalah kegiatan yang cukup krusial bagi seseorang. Pastikan kebutuhan keduanya cukup, sob. Ganti nasi dengan kentang, misalnya, untuk mencegah kita makan nasi setengah matang dan mengurangi selera makan. Lalu, walaupun dalam cuaca yang dingin, jangan lupa untuk tetap minum agar kebutuhan cairan kita tetap terjaga. Saat tubuh dalam kondisi dingin, kita tetap butuh cairan, lho!

Bekerja di perkemahan

Bekerja sambilan atau menjadi relawan di tempat-tempat yang menyediakan jasa camping atau hiking bisa jadi salah satu alternatif, lho, jika memungkinkan. Selain mendapat gaji, kita bisa sering-sering menyalurkan hobi tanpa mengeluarkan biaya.

Bawa perekat

Ya, selotip bisa membuat kita takjub jika ada peralatan kita mulai rusak ketika di tempat camping. Selotip itu bisa menjaga kancing jaket kita untuk terbang dan menyeret kita sesuai arah angin, mencegah melepuhnya kaki kita kalau kita tipe yang tidak bisa menggunakan kaus kaki- walaupun tetap disarankan untuk memakai kaus kaki, hingga membuat sendok sementara, lho.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 34