Sebelum Meminta Uang pada Investor, Lakukan Hal Ini untuk Startup-mu Sekarang

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Enterpreneurship
dipublikasikan 15 Juni 2017
Sebelum Meminta Uang pada Investor, Lakukan Hal Ini untuk Startup-mu Sekarang

Membuat startup, di awal-awal bisnis, memang mudah sampai pada tahap brainstorming ide. Rencana ini dan itu sudah mengalir deras tercatat di buku catatan kita. Semua kemudahan mulai berhenti perlahan ketika akan menjalankan ide tersebut karena satu hal, nggak ada biaya! Tanpa anggaran, ide-ide itu, besar kemungkinan nggak akan berjalan.

Tapi, kita perlu ingat, lho, kita mau melakukan bisnis startup ini karena salah satunya memang untuk mendapatkan uang yang lebih banyak lagi, jadi pasti perlu modal untuk pengeluaran awal. Jangan buat pemetaan bisnis kita sia-sia hanya karena modal, ya, gengs. Berani ambil risiko dan terus ubah ide kita untuk menjadi sebuah perusahaan dengan lima tips untuk menambah modal investor dari David Walker berikut.

Lacak semua orang dan sumber daya

Sebuah perusahaan membutuhkan penggalangan dana agar sistem yang direncanakan bisa terbangun dan berjalan dengan rapi. Jauh sebelum akan mengumpulkan dana tersebut, menurut David Walker, kita perlu mencari orang-orang yang potensial dan tertarik dengan ide-ide kita. Tanam benih-benih komunikasi dari jauh-jauh hari sebelum mulai mengumpulkan uang, berbulan-bulan atau setahun sebelumnya. Lalu, buat basis data yang memungkinkan untuk dijangkau ketika akan mulai fokus pada pencarian uang setelah bangunan komunikasi sudah kokoh.

Minta feedback lebih awal

Kepercayaan adalah segalanya. Pahami keresahan investor saat kita sedang menjalani proses pengumpulan uang. Posisikan diri kita sebagai investor, lebih proaktif untuk meningkatkan peluang agar lebih dipercaya oleh mereka. Kalau kita bertemu dengan calon investor dalam pertemuan yang bukan penggalangan dana, mintalah umpan balik tentang perusahaan kita. Hilangkan semua keraguan pada investor dengan mengobrol dan berkomunikasilah yang baik. Buat investor percaya kalau kita dan perusahaan mampu untuk mengambil risiko untuk keuntungan yang lebih besar bagi kedua pihak.

Stay connected

Berikan informasi rutin tentang kinerja kita agar investor mengenal kita dan percaya pada perusahaan yang akan diberi kucuran dana segar sebelum kita bisa meminta suntikan dana. Hal itu terjadi karena pada dasarnya, investor ingin menginvestasikan sesuatu pada perusahaan kita bukan pada satu titik lalu selesai. Artinya, ketika mereka akan mulai berinvestasi, mereka juga ingin bersama-sama mengiringi langkah-langkah bisnis perusahaan kita untuk tetap terhubung melihat “hartanya” dari nol menjadi berlipat-lipat.

 

 

 

*Dikutip dari Inc.co

  • view 95