Bahagia Jiwa Raga: Air Sebagai Penenang, Sabun Sebagai Pelengkapnya

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Psikologi
dipublikasikan 14 Juni 2017
Bahagia Jiwa Raga: Air Sebagai Penenang, Sabun Sebagai Pelengkapnya

Menghilangkan masalah dilakukan dengan sabun, what? Masalah yang sumbernya kuman-kuman nakal bisa jadi. Membersihkan jiwa dari berbagai masalah biasanya bisa dilakukan dengan cara beribadah dan menceritakan segalanya dengan orang-orang paling terpercaya. “Membersihkan” memiliki arti yang lebih luas lagi daripada hanya sekadar mencuci dengan sabun cuci. Tapi, ketika berbicara tentang pembersihan, kita juga berbicara tentang penghapusan residu, sob.

Menurut Spike W.S. Lee dan Norbert Schwarz, banyak ritual keagamaan dilakukan dengan cara pembersihan fisik dan mental untuk melepaskan diri dari sikap-sikap amoral, merasa beruntung atau tidak, hingga bisa menjernihkan ruwet-nya pikiran abstrak kita, lho. Biasanya, dengan membersihkan tubuh, perasaan kita tentang jiwa bisa lebih tenang. Hal itu yang menjadi dasar mengapa dengan berada di bawah pancuran air saat kita galau, kita bisa sedikit lebih nyaman.

Membayangkan diri kita "bersih dan segar" atau "kotor dan bau" pun mampu mempengaruhi penilaian kita terhadap tindakan orang lain, sob. Menurut Spike W.S. Lee dan Norbert Schwarz, orang yang merasa "bersih", dalam satu studinya, tidak hanya menilai orang lain dengan lebih kasar, mereka menganggap diri mereka lebih bermoral daripada yang lainnya. Jadi bingung yah, kalau menurut penelitian Spike W.S. Lee dan Norbert Schwarz, mandi bisa membuat kita butuh mandi lagi, dong, ya hihi.

Benar, sob, Setelah diri kita mengalami “pembersihan” melalui medium fisik seperti mandi, rasa percaya diri meningkat drastis, sob, karena mandi berbagai bentuk pembersihan yang tidak membahayakan bisa menghilangkan pengaruh buruk dari apa yang kita alami sebelumnya. Walaupun begitu, ketika kita merasakan kebahagiaan, kecenderungan diri kita untuk lebih bahagia lagi bisa hilang karena pembersihan yang kita alami tadi. Sehingga membuat kita sedikit kurang puas akan kenangan positif yang baru saja terjadi. Menurut dunia medis, mandi yang berlebihan juga bisa mematikan bakteri baik yang ada di tubuh kita, lho. Mandi setiap hari, tapi tak berlebihan, mampu menyeimbangkan kesehatan fisik dan mental juga, sob.

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 52