Tantang Diri Sendiri Saat Masa-Masa Sulit? Siapa Takut!  

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 14 Juni 2017
Tantang Diri Sendiri Saat Masa-Masa Sulit? Siapa Takut!   

 

 

Nggak lulus seleksi sekolah atau tempat kerja dan gagal maju naik level ke tangga teratas bagian hidup kita setelah bertempur melawan musuh besar bisa dibilang sebagai masa-masa sulit kita, gengs. Berbagai masa sulit lain pernah kita alami itu juga bisa dalam bentuk lain yang tetap bisa menampar harga diri kita. Tidak pernah ada hal yang menyenangkan dalam menghadapi masa-masa sulit selain harus meneguknya sampai habis karena belum tentu masa sulit itu benar-benar akan mematikan kita, sob. What doesn’t kill you make you stronger, ya, semacam itu.

Ketika dalam masa-masa sulit, sesungguhnya benar itu ujian dari Sang Maha Tinggi untuk kita, diperlukan perlawanan dari diri kita agar bisa melewati ujian kehidupan itu. Coba dulu, sob, mungkin dengan lebih sedikit pertimbangan risiko yang bisa membuat kita mundur dari medan perang ternyata membawa keajaiban yang selalu terucap dalam seluruh doa kita. Menurut Michelle Guerrere, ada kebiasaan mental positif yang penting untuk dipelajari dan dimanfaatkan saat kita menghadapi tantangan, lho.

Ingat kecerdasan emosional yang dimiliki oleh manusia? Masa-masa sulit sangat mungkin membuat kita bertemperamen buruk pada lingkungan, termasuk diri sendiri. Belajar mengelola emosi dan mencerdaskan diri secara emosional bisa memberikan kita kekuatan mental untuk mengatasi masalah secara langsung melalui pola pikir kita. Asahan dari kesulitan untuk kecerdasan emosional mampu membuat kita berpikir lebih baik lagi menghadapi hidup dengan selaras dan harmoni bagi semesta, ya!

Kondisi buruk yang menghadang selalu menggoda kita untuk menyerah dengan keadaan, entah karena alasan sakit sederhana sekalipun. Cermati keadaan, sob, kapan kita harus tahu untuk mengatakan “tidak“ pada keadaan di depan mata. Keterampilan untuk memilah itu bisa dipertajam seiring berjalannya waktu, lho. Memang membutuhkan sedikit analisis ketika kita dihadapkan dengan sesuatu yang berselimut “baru” karena “baru” itu bisa menipu, sob.

Percaya juga, ketika kita dalam masa sulit, pasti ada orang yang terlihat selalu lebih superior dari diri kita. Selalu saja dia yang beruntung, selalu saja dia yang terpilih. Iceberg phenomenon berlaku pada kasus ini, sob. Tipuan yang mata kita lihat hanya sebagian kecil dari jutaan kemalangan yang orang lain itu rasakann, hanya saja ia bisa lebih rapat menjaganya dibandingkan kita yang saat ini mungkin masih cengeng mellow-mellow.

Perbandingan kekuatan saat masa-masa sulit perlu dilakukan untuk memotivasi kita agar bangkit, gengs. Lakukan perbandingan apa saja yang menghasilkan hal positif lebih banyak, ya. Pilih jalan damai terbaik, ubah kebiasaan, ubah semua jadi lebih baik, sob. Ketika tantangan menghadang, hanya satu kata yang bisa diucapkan berulang-ulang, lawan!

 

 

 

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 97