Gagal Move On Benar-Benar Bisa Memperburuk Keadaan, Sob!

Inspirasi  Entrepreneurship
Karya Inspirasi  Entrepreneurship Kategori Motivasi
dipublikasikan 13 Juni 2017
Gagal Move On Benar-Benar Bisa Memperburuk Keadaan, Sob!

Move on atau melanjutkan hidup setelah terpuruk karena keadaan memang sulit jika dilakukan tanpa kelapangan hati untuk merelakan hal-hal yang sudah harus direlakan. Tapi, gimana pun sulitnya, kita harus move on, kan, mau nggak mau, karena waktu selalu berganti juga setiap hari. Menurut penelitian di Granada, sikap seseorang terhadap kejadian masa lalu, pengalaman saat ini, atau harapan masa depan, mempengaruhi persepsi tentang kesehatan dan kualitas hidupnya, lho.

Menurut Cristián Oyanadel, ketika seseorang bersikap negatif terhadap kejadian masa lalu yang terjadi dalam kehidupannya, ia akan memiliki hubungan yang buruk dengan orang lain. Selain itu, ia juga akan memiliki rendahnya kualitas kehidupan karena memiliki sikap pesimis pada kejadian yang ia alami hari ini, sob, walaupun belum bisa move on itulah yang menyebabkan dampak negatif tersebut lebih mungkin untuk muncul.

Tak hanya hubungan yang buruk karena sikap negatif, indikator kesehatan yang dilihat dari keterbatasan fisik untuk bekerja bisa terlihat buruk karena kita gagal move on, lho. Kecenderungan untuk jatuh sakit dan depresi karena kecemasan berlebihan atas kondisi masa lalu bisa terjadi juga hanya karena satu hal, nggak bisa ikhlaskan masa lalu. Berpikir tentang masa depan juga pasti ada baiknya, sob, kalau tidak menanggapinya berlebihan seperti saat kita menghadapi gagal move on.

Ketiga zona waktu yang ada jika dimanfaatkan dengan baik akan menguntungkan diri kita dari berbagai aspek, sob. Orang-orang yang belajar dengan kacamata positif dari pengalaman masa lalu bisa lebih fokus untuk mencapai tujuan masa depan karena sudah tahu kapasitas dirinya sendiri. Hari ini pun ia bisa menuntut dirinya sendiri untuk bisa memenuhi seluruh kebutuhannya tanpa mengurangi betapa menyenangkannya pengalaman hidup, yang sebenarnya jika bisa nothing to lose dihadapi dengan lapang dada.

 

  

*Dikutip dari berbagai sumber.

  • view 47